Polisi Bongkar Jaringan Narkoba di Phantom KTV Medan: Pemasok Ditangkap, Transaksi via Instagram!
MEDAN – Operasi senyap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berhasil membongkar praktik peredaran narkoba di tempat hiburan malam (THM) Phantom KTV, Jalan Adam Malik, kemarin.
Tak berhenti di situ, tim terus melakukan pengembangan dan meringkus pemasok utama para pengedar di lokasi tersebut.
Hanya beberapa jam setelah penggerebekan, MF (22), warga Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Labuhan Deli, ditangkap di sebuah rumah kos di Jalan Danau Singkarak, Kecamatan Medan Barat.
Dari tangan MF, petugas menyita 10 butir pil ekstasi yang bentuk dan warnanya identik dengan barang bukti saat penggerebekan Phantom KTV. Tak hanya itu, uang tunai Rp1,3 juta hasil penjualan narkoba juga diamankan.
Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengungkapkan kepada wartawan, Senin (25/5/2026) siang, bahwa pemasok dan pengedar di Phantom KTV berkomunikasi melalui media sosial Instagram.
“Mereka sengaja memilih metode ini karena dinilai lebih aman dan sulit dilacak. Tapi tetap kami bongkar,” tegasnya.
Menariknya, penangkapan terjadi saat sebagian besar warga Kota Medan mengalami pemadaman listrik bergilir (blackout).
“Saat kota gelap, kami terus bekerja. Alhamdulillah, kerja keras tim membuahkan hasil. Pemasok narkoba di THM Phantom berhasil kami ringkus,” ujar Rafli bangga.
Kedua pelaku yang kini sudah diamankan mengaku telah aktif mengedarkan pil ekstasi selama dua bulan terakhir. Menurut pengakuan pemasok, pesanan terbanyak terjadi pada akhir pekan (weekend), dengan jumlah lebih dari 5 butir per transaksi.
“Mereka sudah cukup lama terlibat. Kami masih mendalami kemungkinan adanya aktor intelektual di level atas,” tambah Rafli.
Rafli memberi ultimatum kepada seluruh pelaku usaha THM di Medan jangan coba-coba melegalkan peredaran narkoba. “Malam boleh gemerlap, tetapi hukum tidak akan pernah redup. Kami pasti terus melawan para perusak generasi bangsa,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu jaringan di atas MF. Masyarakat diminta ikut aktif melaporkan indikasi penyalahgunaan narkoba demi menyelamatkan generasi muda Medan.
Penggerebekan di Phantom KTV dan penangkapan pemasok MF jadi bukti bahwa aparat tak gentar dengan modus modern seperti transaksi lewat medsos.
Blackout listrik tak menyurutkan operasi. Ancaman hukuman berat menanti para pelaku. Generasi bersih narkoba adalah harga mati. (FD)