Uruguay Nyaris Kena Kutukan Lagi, Diselamatkan Araujo di Menit 80
MIAMI – Hampir saja mimpi buruk Qatar 2022 terulang. Dua kali juara dunia Uruguay benar-benar dibuat keringat dingin oleh Arab Saudi di laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026.
Bermain di Hard Rock Stadium, Miami, Senin (15/6/2026) malam waktu setempat atau Selasa (16/6/2026) dini hari WIB, Uruguay tertinggal lebih dulu dan baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Maximiliano Araujo pada menit ke-80.
Sementara itu, Arab Saudi yang mengancam melalui bola-bola mati sejak babak pertama akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-41 melalui Abdulelah Al-Amri.
Memanfaatkan kemelut setelah kiper Fernando Muslera gagal mengamankan sepak pojok, bek Al-Amri menjadi yang tercepat menyambar bola liar di mulut gawang dan meledakkan suasana di kawasan pendukung Green Falcons.
Pada babak pertama, Uruguay yang diunggulkan justru kesulitan membongkar pertahanan rapat Arab Saudi.
Baca Juga : Curacao Jadi Korban Amukan Jerman, Skor 7-1 Tercipta di Houston
Penyerang Darwin Nunez ditarik keluar pada jeda babak pertama setelah 45 menit yang tidak efektif, digantikan Agustin Canobbio untuk menambah daya gedor.
Memasuki babak kedua, Uruguay bermain seperti kesurupan. Mereka menggempur habis-habisan pertahanan Arab Saudi yang solid di bawah mistar Mohammed Al-Owais.
Pada menit ke-60, gelandang Manchester United Manuel Ugarte melepaskan tembakan melengkung yang sudah tak mampu dijangkau Al-Owais, namun bola justru menghantam tiang gawang dan membuat para pemain Uruguay menekuk lutut putus asa.
Siaran langsung BBC Sport sempat menyoroti bahwa radar cuaca menunjukkan badai petir mendekat ke arah utara stadion, seolah menjadi metafora dari badai serangan yang terus dilancarkan La Celeste.
Penantian panjang 80 menit itu akhirnya berbuah manis. Saat serangan terus mengalir, Al-Owais gagal mengamankan bola dengan sempurna, dan bola muntah jatuh tepat di kaki Maximiliano Araujo.
Tanpa pikir panjang, gelandang sayap Uruguay itu langsung melepaskan tembakan akrobat untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1. Araujo tampil sebagai pahlawan, menyelamatkan Uruguay dari kekalahan dan menunda ambisi Arab Saudi untuk mengulang sukses menaklukkan raksasa Amerika Latin seperti saat mengalahkan Argentina di Qatar 2022.
Meskipun turun dengan status tim bintang dan menguasai 67% jalannya pertandingan, skuad asuhan Marcelo Bielsa harus puas pulang dengan satu poin.
Statistik mencatat Uruguay melepaskan 28 tembakan sepanjang pertandingan, namun lagi-lagi ketajaman di lini depan menjadi PR besar yang belum terselesaikan.
Dengan hasil ini, klasemen sementara Grup H menjadi sangat terbuka. Uruguay dan Arab Saudi sama-sama mengoleksi 1 poin, mengikuti jejak Spanyol dan Cape Verde yang sebelumnya juga bermain imbang 0-0 di laga lain.
Laga selanjutnya akan menjadi penentu bagi kedua tim. Uruguay wajib menemukan ketajaman mereka untuk menghadapi lawan berikutnya, sementara Arab Saudi akan berusaha mempertahankan disiplin pertahanan mereka untuk merebut tiket lolos ke babak gugur. (Red)