Sungai Sikkam Meluap, Tim Gabungan Evakuasi Enam Warga dari Atap Rumah

486

SIMALUNGUN – Tim gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, TNI, Polri, dan warga berhasil mengevakuasi enam warga yang terjebak banjir di Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kamis (30/7/2026) malam.

Keenam warga tersebut sempat bertahan di atap rumah selama lebih dari dua jam setelah banjir akibat luapan Sungai Sikkam merendam kawasan Pasar Bawah Serbelawan dengan ketinggian air mencapai sekitar tiga meter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, mengatakan proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet setelah tim menerima laporan adanya warga yang terjebak.

“Sebanyak enam warga yang sempat bertahan di atas atap rumah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim gabungan. Fokus utama kami adalah keselamatan masyarakat serta penanganan darurat di lokasi terdampak,” kata Budiman.

Tim evakuasi terdiri dari personel BPBD, TNI Koramil Serbalawan, Polsek Serbalawan, pemerintah kecamatan, serta masyarakat setempat.

Baca Juga: Warga Cingkes Antusias Sambut Pelayanan Terpadu Pemkab Simalungun

Berdasarkan data sementara, banjir merendam puluhan rumah warga, satu masjid, satu musala, serta dua sekolah, yakni Sekolah Jamiatul Wasliyah dan SD Muhammadiyah Bandar Selamat.

BPBD Simalungun juga telah mendirikan tenda siaga dan menyiagakan personel serta armada untuk mendukung proses penanganan darurat.

Selain itu, pemerintah daerah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi warga terdampak.

Sementara itu, Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, mengatakan banjir datang secara tiba-tiba setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dan terjadi peningkatan debit Sungai Sikkam.

“Sekitar pukul 22.30 WIB air mulai naik, dan pukul 23.00 WIB sudah merendam puluhan rumah warga di Pasar Bawah Serbelawan,” ujarnya.

Menurut Siti Aminah, banjir dipicu curah hujan tinggi yang disertai kiriman air dari arah Kecamatan Tapian Dolok, termasuk kawasan Perkebunan Bridgestone, sehingga debit Sungai Sikkam meningkat drastis.

Selain merendam permukiman, arus banjir juga menghanyutkan empat unit sepeda motor. Dua kendaraan telah ditemukan, sementara dua lainnya masih dalam proses pencarian.

Hingga Jumat dini hari, petugas masih melakukan pemantauan di lokasi dan mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai tetap waspada mengingat potensi hujan deras masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. (RS)