Pemkab Simalungun Gelar Pangan Murah di 4 Kecamatan
SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di empat kecamatan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, dan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
Program yang dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan itu digelar di Kecamatan Jorlang Hataran, Siantar, Tanah Jawa, dan Dolok Batu Nanggar. Untuk wilayah Dolok Batu Nanggar, kegiatan dipusatkan di Kantor Kelurahan Serbelawan, Selasa (8/9/2026).
Berbagai kebutuhan pokok dijual di bawah harga pasar, di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp58.000, gula pasir Rp18.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp15.500 per liter, minyak goreng Fortune kemasan 800 mililiter Rp16.500, dan telur ayam Rp49.000 per papan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun, Pardomuan Sijabat, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan harga sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses pangan yang cukup dan terjangkau.
Baca Juga: Bupati Anton: KEK Sei Mangkei Harus Buka Lapangan Kerja dan Perkuat UMKM
“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok dengan biaya yang lebih ringan. Selain itu, upaya ini juga menjadi bagian penting dari langkah pengendalian inflasi dan pemeliharaan stabilitas harga di wilayah kita,” kata Pardomuan.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus menjalankan berbagai kebijakan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjamin ketersediaan kebutuhan pokok di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun.
Pelaksanaan GPM juga mendapat dukungan Tim Penggerak PKK Kabupaten Simalungun yang ikut memastikan program berjalan lancar dan manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan, antara lain Tanah Jawa, Bandar, Siantar, Girsang Sipangan Bolon, Tapian Dolok, Jawa Maraja Bah Jambi, Pematang Bandar, Jorlang Hataran, dan Gunung Maligas.
Hingga saat ini, Pemkab Simalungun telah menyalurkan 55.125 kilogram beras SPHP, 6.848 kilogram gula pasir, 11.268 kemasan minyak goreng Kita ukuran 800 mililiter, 12.612 kemasan minyak goreng Fortune ukuran 800 mililiter, 1.750 kilogram tepung terigu Tulip, serta 1.290 papan telur ayam kepada masyarakat.
Pemkab Simalungun berharap program tersebut dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.
Selain itu, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang mendukung ketahanan pangan, pengendalian inflasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (RS)