Sambut Inovasi PERANTARA, Rico Waas Buka Peluang Uji Coba Program Air Bersih untuk Warga

97

MEDAN – Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Medan.

Di tengah tantangan distribusi air bersih yang masih dirasakan oleh sejumlah warga di berbagai kecamatan, Wali Kota Medan Rico Waas menyambut baik gagasan inovatif dari Perkumpulan Pengusaha Air Sejahtera (PERANTARA) yang menawarkan solusi penyediaan air minum dan air bersih guna mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.

Hal ini disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi PERANTARA Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Senin (15/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa memperluas akses air bersih bagi warga merupakan komitmen utama Pemko Medan.

Rico Waas tidak hanya sekadar menyambut baik, tetapi juga meminta agar konsep dan program yang ditawarkan PERANTARA dapat dipresentasikan lebih lanjut kepada perangkat daerah terkait untuk dilakukan kajian dan uji coba.

“Coba nanti dipresentasikan kepada Bappeda dan perangkat daerah terkait agar dapat dikaji lebih lanjut dan melihat kemungkinan untuk dilakukan uji coba,” ujar Rico Waas didampingi sejumlah pejabat daerah.

Hadir mendampingi Wali Kota dalam audiensi tersebut, antara lain Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi, Kepala Dinas Perkimcikataru John Ester Lase, Kepala Dinas Kesehatan Henny Savitri, Kabag Kerjasama Seri Inderahayu, serta Sekretaris Kesbangpol Dody Prasetyo.

Baca Juga : Sumur Bor TMMD di Dame Raya Tembus 62 Meter, Warga Segera Nikmati Air Bersih

Menurut Rico Waas, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai organisasi profesi maupun pelaku usaha sangat penting dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dan peningkatan kualitas kesehatan.

“Penyediaan air minum dan air bersih sangat dibutuhkan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Oleh karena itu dibutuhkan dukungan dari semua pihak,” tegas Rico Waas.

Langkah ini sejalan dengan berbagai program prioritas Pemko Medan, termasuk pengelolaan dan sistem penyediaan air minum serta air limbah domestik yang masuk dalam agenda tahun anggaran 2026.

Sebelumnya, Ketua PERANTARA Kota Medan, Jalil Taufik, menjelaskan bahwa organisasinya merupakan wadah bagi para pelaku usaha di bidang air minum dan pengelolaan air.

Selain menjalankan aktivitas usaha, PERANTARA juga aktif melaksanakan program sosial serta mendukung berbagai kebijakan pemerintah daerah melalui kolaborasi dengan sejumlah instansi di Sumatera Utara.

Dalam pertemuan tersebut, PERANTARA memaparkan rencana program kerja sama yang berfokus pada edukasi pola hidup sehat dan penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Program tersebut antara lain melalui penerapan teknologi penyaringan dan filtrasi air serta pendampingan kesehatan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami ingin berkontribusi dalam mendukung pola hidup sehat melalui penyediaan air bersih yang layak serta program pendampingan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Jalil Taufik.

Program yang ditawarkan mencakup penerapan teknologi filtrasi air yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan kualitas air yang masih menjadi keluhan di sejumlah wilayah.

Selain itu, edukasi pola hidup sehat juga menjadi bagian penting dari program ini, mengingat ketersediaan air bersih yang layak memiliki korelasi langsung dengan pencegahan berbagai penyakit.

Dengan dibukanya peluang uji coba program ini, Pemko Medan menunjukkan keseriusannya dalam menjawab tantangan ketersediaan air bersih di kota yang terus berkembang ini.

Kajian yang akan dilakukan oleh Bappeda dan perangkat daerah terkait diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi terbaik sebelum program diimplementasikan secara luas.

Langkah responsif Wali Kota Medan terhadap berbagai inisiatif penyediaan air bersih memang telah terbukti sebelumnya.

Pada Juli 2025, Rico Waas bekerja sama dengan PDAM Tirtanadi berhasil mengalirkan air bersih ke 300 kepala keluarga di Jalan Tuba 3, Kecamatan Medan Denai, yang selama bertahun-tahun mengalami masalah air kotor.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi dan inovasi, tantangan akses air bersih di Kota Medan dapat diatasi.

Kini, dengan hadirnya inovasi dari PERANTARA, diharapkan semakin banyak warga Medan yang dapat menikmati akses air bersih yang layak dan berkualitas.

Dukungan dari semua pihak pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Kota Medan yang sehat dan sejahtera melalui ketersediaan air bersih yang merata bagi seluruh warganya. (Rel)