Argentina vs Swiss: Messi dan Albiceleste Incar Semifinal, Swiss Bangkit Setelah 72 Tahun

297

MEDAN – Perempat final Piala Dunia 2026 mempertemukan juara bertahan Argentina melawan kejutan turnamen Swiss di Kansas City Stadium pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 21.00 ET (Minggu dini hari WIB).

Laga ini menjadi penutup babak perempat final sekaligus ujian sesungguhnya bagi perjalanan Lionel Messi dkk. mempertahankan gelar juara dunia.

Argentina melaju dengan dramatis. Setelah menyapu bersih fase grup dengan tiga kemenangan (3-0 atas Aljazair, 2-0 atas Austria, 3-1 atas Yordania), perjuangan Albiceleste di babak gugur berjalan penuh ketegangan.

Mereka menang 3-2 atas Tanjung Verde lewat perpanjangan waktu, lalu kembali menang 3-2 atas Mesir setelah tertinggal 0-2 hingga menit ke-79—sebelum Messi dan kawan-kawan membalikkan keadaan secara heroik.

Swiss datang dengan sejarah. Untuk pertama kalinya sejak 1954 72 tahun silam Swiss menembus perempat final Piala Dunia. Mereka lolos sebagai juara Grup B mengalahkan Kanada, Bosnia, dan Qatar, lalu mengalahkan Aljazair 2-0 di babak 32 besar sebelum menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti setelah 0-0 selama 120 menit.

Baca Juga : Haaland Mengancam ‘Negeri Kelahiran’ – Inggris Gemetar Di Miami?

Dalam tujuh pertemuan sepanjang sejarah sejak 1966, Argentina tidak pernah kalah dari Swiss dengan 5 kemenangan dan 2 hasil imbang. Total gol Argentina 15 berbanding hanya 3 bagi Swiss.

Dua pertemuan di Piala Dunia:
· 1966 (fase grup): Argentina 2-0 Swiss
· 2014 (babak 16 besar): Argentina menang 1-0 lewat gol Ángel Di María di menit ke-118 perpanjangan waktu

Prediksi Line-up

Argentina (4-4-2) :
E. Martínez; Molina, C. Romero, Lisandro Martínez, Tagliafico; De Paul, Paredes, Enzo Fernández, Mac Allister; Messi, Lautaro Martínez

Swiss (4-2-3-1) :
Kobel; Zakaria, Elvedi, Akanji, R. Rodriguez; Freuler, Xhaka; Vargas, Jashari, Ndoye; Embolo

Argentina akan mendominasi penguasaan bola dan mencari celah melalui kreativitas Messi serta pergerakan lini tengah. Pelatih Lionel Scaloni kemungkinan akan memainkan Lautaro Martínez bersama Messi di lini depan setelah penampilan impresif Lautaro melawan Mesir.

Masalah utama Argentina: pertahanan yang rapuh 5 gol kebobolan dalam 3 laga terakhir dan ketergantungan berlebihan pada Messi.

Swiss akan bermain disiplin dengan formasi rapat, mengandalkan serangan balik cepat. Kekuatan utama mereka adalah soliditas pertahanan hanya kebobolan 3 gol sepanjang turnamen.

Kehilangan Johan Manzambi (cedera lutut) menjadi pukulan berat, namun kehadiran Granit Xhaka di lini tengah dan Breel Embolo di depan tetap mengancam.

Opta supercomputer memberikan Argentina peluang menang 90 menit sebesar 57,1%, Swiss 18,7%, dan imbang 24,2%. Secara keseluruhan, Argentina punya 69,4% peluang lolos ke semifinal.

Bekas penjaga gawang Swiss, Pascal Zuberbühler, menilai Argentina tidak solid di lini belakang dan Swiss punya peluang nyata. Sementara pakar Vietnam Phan Anh Tú memprediksi Argentina menang 2-1.

“Swiss memiliki skuad yang sangat baik. Mereka bertanding melawan tim nasional terbaik, mereka memiliki sejarah panjang di Piala Dunia, dan mereka kuat secara fisik,” kata Lionel Scaloni, pelatih Argentina

Secara kualitas skuad, Argentina unggul. Tapi Swiss bukan lawan mudah—mereka disiplin, kompak, dan tidak pernah kebobolan lebih dari 1 gol per laga sejauh ini. Kunci pertandingan: mampukah Argentina membobol tembok Swiss tanpa kebobolan balik cepat?

Satu hal pasti jika Argentina ingin mengulang sejarah 2022, mereka harus melewati ujian terberat mereka sejauh turnamen ini.

Detail Keterangan
Tanggal Sabtu, 11 Juli 2026
Waktu 21.00 ET / 02.00 BST (12 Juli) / 08.00 WIB (12 Juli)
Venue Kansas City Stadium (Arrowhead Stadium), Missouri, AS
TV Fox (Inggris), Telemundo (Spanyol). (FD)