Tragedi Apartemen Skyview: Dua Wanita Tersangka, Segudang Misteri di Balik Kematian ASN BPN Nias

274

MEDAN – Kasus kematian tragis Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias Utara, Apriaman Lase (27), terus bergulir.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan secara resmi menetapkan dua orang wanita sebagai tersangka terkait peristiwa naas di Apartemen Skyview, Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, pada Jumat (10/7/2026) dini hari.

Namun, hingga kini publik masih dibiarkan bertanya-tanya. Siapa sebenarnya kedua wanita itu? Apa motif di balik kematian seorang aparatur negara yang diduga jatuh dari ketinggian?

Dua Wanita Tersangka, Identitas Masih Misterius

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, membenarkan penetapan dua tersangka wanita tersebut.

“Sudah ada dua orang wanita ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya pada Selasa (14/7/2026). Namun, perwira berpangkat dua melati emas itu masih enggan membeberkan identitas lengkap kedua tersangka. Polisi juga masih merahasiakan motif dan peran masing-masing dalam kasus ini.

Kronologi: Subuh Mencekam di Lantai 12

Peristiwa bermula pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 04.50 WIB. Apriaman Lase, ASN asal Nias yang tengah menjalani perjalanan dinas di Medan, ditemukan tewas di halaman Apartemen Skyview. Kondisinya mengenaskan kaki kanan putus hampir sampai lutut dengan luka parah di kepala.

Baca Juga : Polda Sumut Bongkar Kasus Penculikan dan Pembunuhan Berencana, Korban Dibuang ke Laut di Aceh

Korban diduga jatuh dari kamar nomor 26 di lantai 12 apartemen tersebut. Petugas keamanan dan warga sekitar sontak geger. Garis polisi pun segera dipasang di lokasi.

Petunjuk CCTV dan Pengakuan Saksi

Polisi bergerak cepat. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan rekaman CCTV, terungkap bahwa dua wanita diketahui berada di kamar korban sebelum kejadian.

“Setelah dicek dari CCTV itu, ada wanita keluar dari kamar korban. Dari waktunya berdekatan saat korban loncat dengan kedua orang ini keluar,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Herman Sentosa.

Kedua wanita tersebut diamankan di lokasi berbeda. Satu ditangkap dari sebuah rumah di Medan, dan satu lagi dari Berastagi, Kabupaten Karo.

Berdasarkan informasi yang beredar, kedua wanita berinisial JN dan R diamankan di kawasan Sibolangit dan Ringroad Medan.

Motif & Pembunuhan: Masih Gelap

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum dapat memastikan apakah kasus ini murni pembunuhan atau tindak pidana lain. AKBP Adrian Risky Lubis bahkan menepis isu bahwa korban didorong. “Enggak (didorong), (penyelidikan) sementara nggak ditolak (didorong),” tegasnya.

Pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk manajemen apartemen dan petugas keamanan. Jenazah korban juga telah diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

“Peran dan motif nanti, kami masih melakukan pendalaman. Nanti jelasnya akan kita rilis satu dua hari ke depan ya kalau sudah lengkap,” janji Adrian.

Ironi ASN Muda yang Tewas di Tengah Tugas Dinas

Apriaman Lase adalah pegawai BPN Kabupaten Nias Utara dengan jabatan Penata Pertanahan Ahli Pertama. Ia baru satu hingga dua hari menginap di apartemen tersebut dan tinggal seorang diri. Keluarga korban yang telah membuat laporan ke polisi kini masih menunggu kejelasan.

Kasus ini menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Publik menanti transparansi kepolisian untuk mengungkap misteri di balik tragedi Apartemen Skyview. (FD)