Pemkab Simalungun Gerak Cepat Tangani Warga Sakit di Serbelawan

254

SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bergerak cepat memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada warga yang membutuhkan. Seorang perempuan yang tinggal seorang diri dan terbaring lemah di Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, dijemput untuk mendapat perawatan di rumah sakit, Rabu (30/9/2026).

Pelayanan jemput bola tersebut dilakukan Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Serbelawan dan Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar setelah menerima informasi masyarakat mengenai kondisi warga yang sedang sakit di Lingkungan IV Kelurahan Serbelawan.

Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar bersama Kepala UPTD Puskesmas Serbelawan dr. Sri Mardiani kemudian mendatangi kediaman Priyani (58). Saat ditemukan, Priyani tinggal seorang diri dalam kondisi lemah dan terbaring karena sakit.

Tim medis langsung melakukan pemeriksaan serta penanganan awal di lokasi. Karena membutuhkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut, Priyani kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Perdagangan.

Baca Juga; Ketua PKK Simalungun Dorong Wajib Belajar 13 Tahun Dimulai dari PAUD

Siti Aminah mengatakan, kehadiran pemerintah di tengah warga merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan tidak merasa ditinggalkan.

“Pemerintah Kabupaten Simalungun tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi yang membutuhkan perhatian kesehatan. Ketika ada warga sakit dan butuh bantuan, kita harus hadir dan bergerak cepat,” ujar Siti Aminah.

Menurutnya, penanganan Priyani merupakan hasil sinergi pemerintah kecamatan, Dinas Kesehatan, Puskesmas Serbelawan dan RSUD Perdagangan, dengan dukungan masyarakat yang menyampaikan informasi mengenai kondisi warga.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun dr. Debora Evalinch Sigit Haloho mengatakan jajaran kesehatan akan terus memperkuat respons terhadap warga yang membutuhkan pendampingan dan perhatian khusus.

“Kami mendorong seluruh aparatur kesehatan agar lebih responsif terhadap kondisi warga. Kami berkomitmen memastikan setiap orang mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan medisnya, tanpa terkecuali,” tegasnya.

Sementara itu, Priyani menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah yang membantunya mendapatkan akses pengobatan.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Simalungun yang telah memberikan perhatian kepada kami dan melihat kondisi saya dan membantu membawa saya berobat,” ucap Priyani dengan haru.

Pelayanan langsung tersebut menunjukkan upaya Pemkab Simalungun memperluas akses layanan kesehatan hingga ke tingkat lingkungan, terutama bagi warga yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan pertolongan segera. (RS)