Kabut Asap Masuk Sumut, Bobby Nasution Minta SMA-SMK Belajar dari Rumah Mulai Besok

365

ASAHAN – Kabut asap yang mulai menyelimuti wilayah Sumatera Utara mendorong Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengambil langkah antisipasi. Bobby meminta siswa SMA, SMK, dan SLB melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai Jumat (16/10/2026) untuk mengurangi risiko paparan asap.

 

Bobby juga mengimbau seluruh bupati dan wali kota di Sumut memantau perkembangan kualitas udara serta mengingatkan masyarakat agar melakukan langkah perlindungan kesehatan.

 

Imbauan tersebut disampaikan Bobby di sela-sela peluncuran operasional bus perintis bagi pelajar di halaman SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026).

 

Bobby menegaskan, penerapan PJJ bukan berarti kegiatan belajar mengajar diliburkan. Siswa tetap harus mengikuti pembelajaran dari rumah selama langkah antisipasi tersebut diterapkan.

Baca Juga; Gubsu Siapkan Modifikasi Cuaca Atasi Asap Karhutla

 

“Untuk SMA, SMK, dan SLB, mulai besok saya harapkan sudah melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Anak-anak tetap belajar dari rumah, bukan libur, karena kita harus melindungi anak-anak dari paparan kabut asap,” ujar Bobby. “Untuk SD dan SMP, kami jiga sudah membuat sirat edaran kepada kepala daerah untuk menerapkan hal yang sama,” tambahbnya.

 

Menurutnya, perlindungan terhadap peserta didik perlu menjadi perhatian di tengah memburuknya kondisi udara. Pemerintah kabupaten dan kota juga diminta menyesuaikan langkah antisipasi dengan situasi di wilayah masing-masing.

 

“Bupati/wali kota juga kami harapkan terus memantau perkembangan kondisi udara. Kita imbau juga masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah perlindungan kesehatan dengan menggunakan masker,” katanya.

Selain mendorong penggunaan masker, pemantauan kualitas udara diperlukan agar pemerintah daerah dapat menentukan langkah lanjutan sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Masyarakat juga diimbau mengurangi paparan asap, terutama anak-anak dan kelompok rentan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

“Kalau tidak terlalu penting, lebih baik berdiam diri dirumah. Kalaupun beraktivitas di luar rumah, silahkan menggunakan masker,” pungkasnya.  (FD)