MEDAN – Eks gelandang PSMS Medan dan Sriwijaya FC, Wijay, menjagokan Medan Polonia merebut gelar juara Piala MPC Pemuda Pancasila saat menghadapi Medan Sunggal di final Stadion Kebun Bunga, Medan, Sabtu (24/10/2026).
Wijay menilai kecepatan, usia muda, dan kemampuan individu pemain menjadi keunggulan Medan Polonia. Namun, ia mengingatkan tim tersebut agar membenahi koordinasi lini tengah sebelum menghadapi Medan Sunggal yang memiliki sejumlah pemain berpengalaman.
“Kalau saya lihat dari materi pemain, Polonia pasti lebih diunggulkan. Karena dua pemain depannya kencang dan didukung usia yang masih muda. Beda dengan Sunggal, walaupun kencang, tapi sudah lumayan berumur,” ungkap Wijay.
Dari sejumlah pertandingan yang disaksikannya, Wijay melihat lini depan Medan Polonia punya potensi besar dalam membangun serangan dan menekan pertahanan lawan.
Ia juga menyoroti solidnya lini belakang Medan Polonia yang dikomandoi pemain berpengalaman, Jhonson. Meski demikian, aliran bola dari lini tengah ke pertahanan dinilai masih perlu dibenahi agar keseimbangan permainan lebih terjaga.
“Lini bawah Medan Polonia juga sangat bagus karena dikoordinir pemain pengalaman Jhonson. Mungkin tengahnya perlu dirapikan lagi. Dari tengah ke depan aliran bolanya sudah bagus, tinggal dari tengah ke bawah yang perlu dibenahi,” ujarnya.
Dua penyerang muda Medan Polonia juga menarik perhatian Wijay. Ia menilai keduanya memiliki kemampuan dan prospek untuk berkembang, bahkan berpeluang mendapat kesempatan bermain di kompetisi Liga 4.
“Lini depannya enggak usah diragukan lagi, masih muda dan kencang-kencang semua, ditambah lagi punya skill mumpuni. Bahkan kalau aku megang tim di Liga 4 lagi, bisa juga dibawa ini dua penyerang Medan Polonia karena kulihat punya prospek cerah,” katanya.
Baca Juga; Gol Menit Akhir Irawan Antar Medan Polonia ke Final Piala MPC Pemuda Pancasila
Selain kualitas pemain, Wijay menilai dukungan pengurus dan manajemen turut menjadi modal penting bagi Medan Polonia.
Ia menyebut Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Polonia yang juga anggota DPRD Medan dari Fraksi Golkar, Rommy Van Boy, bersama Rasyid dan jajaran pengurus lainnya, memberikan suntikan motivasi kepada tim.
“Ditambah lagi, Medan Polonia diuntungkan kali dengan adanya dukungan langsung dari Ketua PAC PP Medan Polonia, Rommy Van Boy, yang juga anggota DPRD Medan dari Fraksi Golkar, serta Rasyid dan kawan-kawan,” ucapnya.
Meski lebih mengunggulkan Medan Polonia, Wijay tidak menganggap Medan Sunggal sebagai lawan yang mudah. Kehadiran tim tersebut di partai final, menurutnya, menjadi bukti bahwa mereka memiliki kualitas untuk bersaing memperebutkan gelar.
“Sunggal juga bagus, materi pemainnya banyak pengalaman walaupun beberapa sudah berusia. Tapi dengan hadirnya mereka di final berarti menunjukkan jika mereka cukup bagus,” katanya.
Wijay berharap Medan Polonia mampu menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan keunggulan para pemain mudanya untuk menghadapi Medan Sunggal dalam perebutan gelar juara Piala MPC Pemuda Pancasila. (RS)