MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, terus menunjukkan komitmennya untuk memacu pertumbuhan UMKM dan melahirkan wirausaha muda berbakatdi Sumut.
Melalui program Fast Track Youngpreneur (FYP) 2025 Bobby mengakselerasi 1.700 pelaku UMKM agar naik level dan berkontribusi besar bagi perekonomian daerah.
UMKM Kunci Pertumbuhan Ekonomi Sumut
Berdasarkan data BPS 60% penduduk Sumut adalah generasi produktif (sekitar 9 juta jiwa). Namun, baru 5% yang menjadi pengusaha aktif. Bobby Nasution menegaskan, jika angka ini ditingkatkan, dampaknya akan luar biasa!
“Jika 4,5% populasi produktif berwirausaha seperti di negara maju, Sumut bisa ciptakan 1,3 juta lapangan kerja! Inilah yang akan mendongkrak ekonomi,” tegas Bobby dalam Kick Off FYP 2025 di Kantor Gubernur, Medan.
Target Ekonomi 8% Prabowo, Sumut Siap Berkontribusi!
Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia 8% pada 2028-2029. Bobby yakin, Sumut bisa menyumbang 6,8%-7,2% dengan dukungan investasi Rp58-100 triliun per tahun, termasuk dari sektor UMKM.
“Kami buka akses seluas-luasnya untuk UMKM, dari pelatihan, pendampingan, hingga jadi mitra pemerintah. FYP 2025 hadir untuk cetak entrepreneur muda tangguh,” ujar Bobby.
Sukseskan UMKM dengan Pelatihan Komprehensif
Naslindo Sirait, Kadis Koperasi & UKM Sumut, menjelaskan bahwa FYP 2025 dirancang untuk menjawab kebutuhan UMKM, mulai dari pemula hingga yang ingin ekspansi bisnis.
Salah satu peserta, Veronica Zebua, pengusaha kue kacang dari Lubukpakam, mengaku semakin percaya diri setelah ikut pelatihan.
“Dukungan Pak Bobby bikin kami makin semangat! Semoga program ini cepat terimplementasi,” ujarnya.
Dukungan Nasional & Kolaborasi Pemda
Acara ini dihadiri oleh:
– Edhi Kusdiyarwoko (Kemenkop UKM)
– Konjen Negara Sahabat
– Bupati/Walikota se-Sumut
– Founder Kebab Turki Baba Rafi & Tanya Mentor. (FD)