Dorong UMKM Medan Naik Kelas, Sri Rezeki: Kolaborasi Strategis dan Koperasi Adalah Kunci Utama!

MEDAN – Siapa bilang UMKM cuma jadi penonton di kotanya sendiri? Anggota DPRD Kota Medan, Hj. Sri Rezeki, AMd, membantah keras stigma itu.

Dalam pernyataannya yang viral akhir pekan ini, politisi PKS itu mendesak Pemko Medan untuk bertindak nyata: dorong UMKM lokal naik kelas, sekarang juga!

“Pengembangan UMKM bukan sekadar acara seremonial. Ini prioritas kolektif,” tegas Sri Rezeki di Medan, kemarin.

Menurutnya, intervensi pemerintah sangat krusial mulai dari permodalan, pelatihan tepat sasaran, hingga perluasan akses pasar. Tanpa itu, usaha kecil akan terus berputar di tempat.

Apa yang kurang? Ekosistem kompetitif yang menyatukan usaha modern dan UMKM.

“Kita ingin ada sinergi yang melahirkan pasar baru untuk bahan baku dan komoditas lokal,” ujarnya. Bayangkan, jika pengusaha besar bermitra dengan UMKM, rantai pasok akan kuat, inflasi pun terkendali.

Baca Juga : Sumut Jadi Pelopor! Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis SDGs Pertama di Indonesia, Targetkan 500 UMKM Terdaftar 2026

Langkah konkret? Koperasi. Sebagai Bendahara Koperasi Wanita Syariah Usaha Mulia, Sri Rezeki menyoroti pentingnya wadah bersama. Dengan koperasi, posisi tawar UMKM melonjak.

Ia memberi contoh cemerlang: kolaborasi antara program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

“Melalui kemitraan itu, standarisasi mutu dan pemanfaatan bahan baku lokal jadi terorganisir. UMKM lokal bisa menjadi aktor utama, bukan sekadar penonton program nasional,” tegas Anggota Komisi III DPRD Medan ini.

Sayangnya, masih ada 3 tantangan klasik yang membayangi:
1. Keterbatasan modal – akses perbankan masih berliku.
2. Kendala produksi – teknologi dan kemasan minim.
3. Dinamika eksternal – persaingan digital dan fluktuasi harga.

Karena itu, Sri Rezeki mendesak perlindungan hukum melalui regulasi yang berpihak pada rakyat kecil.

“Keberadaan pelaku UMKM harus dijamin dengan perizinan yang mudah dan akses pendanaan yang adil,” pungkasnya.

Optimismenya besar dengan aturan tepat sasaran, ekosistem ekonomi kerakyatan yang kokoh dan mandiri akan tumbuh di Kota Medan. Pertanyaannya, siapkah kita semua bergerak bersama? (FD)

#dprdmedan#EkonomiKerakyatan#kitamedandotcom#KolaborasiStrategis#Koperasi#MakanBergiziGratis#MedanBangkit#NaikKelas#SriRezeki#UMKMMedanPKS