MEDAN – Hasil karya warga binaan Rutan Kelas 1 Medan berupa tas tangan masuk ke Hotel Grand Mercure. Tas tangan berbahan parasut berukuran 22x7x17 cm tersebut merupakan pesanan dari manajemen hotel berbintang lima di Medan itu.
Pesanan sendiri langsung diantar Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Kerja (Kasubsi Bimker) Rutan Kelas I Medan, Irawadi Purba dan diterima langsung oleh Director Of Sales & Marketing Hotel Grand Mercure Medan, Debby Silvia Reny, kemarin.
Menurut Irawadi, pesanan tas bermerek Ragusta sebanyak 100 pcs tersebut selesai dikerjakan selama 10 hari.
Irawadi menuturkan, hal ini merupakan terobosan baru. Dimana,hasil karya warga binaan bisa menembus pasar dan bisa menyuplai di hotel bintang lima.
“Semoga produk ini bisa bermanfaat. Kami juga berharap pesanan ini tidak untuk kali ini saja. Kami juga berharap para warga binaan yang bebas nanti sudah memiliki pekerjaan dan penghasilan untuk mandiri di keluarganya,” ungkap Irawadi.
Sementara itu, Direktur Of Sales Marketing Hotel Grand Mercure Medan, Debby Silvia Reny menjelaskan, mereka tertarik dengan produk hasil karya warga binaan dikarenakan melihat produk yang dihasilkan memiliki kualitas bagus dan memiliki daya jual yang tinggi.
“Iya awalnya kami melihat produk warga binaan ini dari pameran dan kami tertarik karena produk nya memiliki kualitas yang bagus dan memiliki daya jual tinggi,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, tas ini nantinya digunakan sebagai souvenir bagi pengunjung hotel.
General Manager Hotel Grand Mercure Medan Angkasa, Rachmad Suwardi menambahkan, ini merupakan salah satu bagian dari pengembangan program sustainability yang bermanfaat, terutama untuk tamu-tamu hotel dan masyarakat luas.
Selain itu, pihak hotel juga turut serta mendukung program pemerintah memperluas jangkauan pemasaran produk-produk lokal dengan kualitas yang baik.(RZ)