SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M di Halaman Masjid Agung Al Munawwarah Perdagangan, Kecamatan Bandar, Sabtu (13/9/2025).
Mengusung tema “Doa dan Munajat untuk Simalungun Maju”, acara berlangsung khidmat dan meriah. Ribuan warga hadir bersama Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, didampingi Sekda Mixnon Andreas Simamora dan Ketua TP PKK Darmawati, serta unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Kehadiran Bupati dan rombongan disambut dengan lantunan marhaban Masjid Al Munawwarah serta penampilan tor-tor pengalo-aloan dan tor-tor sombah oleh siswa SMA Negeri 2 Perdagangan. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Irfan Ariandi dari Surah Al-Ahzab ayat 21–24, disusul saritilawah oleh Dian Safrida dan doa bersama yang dipimpin Ustadz Zunaedi.
Ketua Panitia Bob Presly Saragih menyampaikan bahwa peringatan Maulid ini menjadi sarana silaturahmi Bupati dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Ia berharap momentum ini memperkuat kebersamaan, kerukunan, dan gotong royong demi terwujudnya persatuan menuju Simalungun yang lebih maju.
Ketua BKM Al Munawwarah Perdagangan, Iskandar Sinaga, berterima kasih atas terselenggaranya acara tersebut. Ia berharap Pemkab turut membantu melengkapi fasilitas masjid demi meningkatkan kemakmuran jamaah.
Perwakilan DPRD Simalungun, Tuansir, juga mengingatkan pentingnya amanah bagi seluruh pemimpin, baik eksekutif maupun legislatif.
Dalam sambutannya, Bupati Anton Achmad Saragih menyampaikan syukur sekaligus menekankan beberapa agenda prioritas. Salah satunya adalah perbaikan Islamic Center Masjid Agung Al Munawwarah yang ditargetkan terealisasi pada 2026. Ia juga menyoroti peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, termasuk pelayanan kesehatan 24 jam, pemberian beasiswa bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta insentif bagi bilal mayit, penggali kubur, guru ngaji, dan guru sekolah Minggu.
“ASN Simalungun harus selalu siap melayani masyarakat dengan hati nurani. Berikan pelayanan yang baik, cepat, dan tidak berbelit-belit,” tegas Bupati.
Tausiyah disampaikan Al-Ustadz Prof. Muhammad Syukri Al Bani Nasution, yang menekankan pentingnya meneladani kesabaran Nabi Muhammad SAW serta menyeimbangkan hak dengan tanggung jawab.
Sebagai penutup, Pemkab Simalungun menyalurkan tali asih kepada 100 penerima yang terdiri dari anak yatim piatu, penyandang disabilitas, dan kaum duafa. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan tahfiz dari siswa SD Al Ikhwan Perdagangan.(RS)