SIMALUNGUN – Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih meluncurkan sejumlah program prioritas pembangunan saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Raya, Kamis (16/7/2026).
Program tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, peningkatan layanan kesehatan, hingga bantuan sosial bagi masyarakat.
Kunjungan kerja itu dilakukan bersama jajaran pimpinan perangkat daerah sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Simalungun mempercepat pembangunan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat hingga tingkat nagori dan kelurahan.
Dalam kunjungannya, Anton menegaskan Kecamatan Raya sebagai salah satu kawasan strategis yang memiliki potensi besar di sektor pertanian hortikultura sehingga perlu mendapat dukungan pembangunan yang terintegrasi.
Di sektor infrastruktur, Pemkab Simalungun mengalokasikan anggaran untuk rekonstruksi Jalan Nagori Limag–Juma Palia Nagori Bahapal Raya sepanjang 2,5 kilometer senilai Rp2 miliar yang telah dikerjakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Selain itu, juga dialokasikan pembangunan Jalan Sondi Raya–Bahapal Raya senilai Rp4 miliar, Jalan Lingkar Kota Pematang Raya Rp2,2 miliar, Jalan J. Mintalim Sumbayak Kampung Jawa Rp300 juta, serta Jalan Simpang Sigonrang–Silou Huluan Rp400 juta.
Pemerintah juga menyiapkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sumur bor di Nagori Limag Raya, Bahapal Raya dan Dame Raya, pembangunan tangki septik individu perdesaan, serta perbaikan lima unit rumah tidak layak huni di Nagori Limag Raya dengan anggaran Rp150 juta.
Baca Juga: Kemendagri Apresiasi Realisasi TKD Rp412,9 Miliar di Simalungun, Fokus Jalan, Irigasi dan Kesehatan
Untuk mendukung sektor pertanian, Pemkab Simalungun menyalurkan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian berupa hand traktor, kultivator, mesin pengupas jagung, traktor roda empat, penyemprot elektrik, hingga pembangunan sumur bor pertanian.
Sejumlah jalan usaha tani juga akan dibangun dan direhabilitasi guna memperlancar distribusi hasil panen petani.
Di bidang kesehatan, pemerintah mengalokasikan revitalisasi Puskesmas Pembantu Bah Pasussang senilai Rp200 juta. Sementara untuk pengendalian bencana dan perlindungan wilayah, disiapkan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik perbatasan dengan nilai Rp7 miliar.
Selain itu, peningkatan struktur jalan provinsi ruas Batas Pematangsiantar–Pematang Raya sepanjang 2,2 kilometer juga akan dilakukan dengan anggaran Rp13,2 miliar.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Simalungun juga menghadirkan pelayanan terpadu yang dipusatkan di Nagori Bahapal Raya. Warga dapat mengakses layanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan keluarga berencana, pendaftaran BPJS Kesehatan, hingga bantuan sosial.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan turut menggelar pasar murah dengan menyediakan satu ton beras, 360 liter minyak goreng dan 100 papan telur. Sementara Dinas Sosial menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu.
Bupati Anton juga menyerahkan secara langsung sejumlah bantuan kepada masyarakat, antara lain alat pertanian, bantuan perbaikan rumah tidak layak huni, paket sembako dan Kartu Identitas Anak (KIA).
“Kehadiran warga menjadi bukti kebersamaan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus mendengar dan menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung,” kata Anton.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga kesehatan, memperhatikan kesejahteraan lansia serta bersama-sama melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Camat Raya Intan Rayani Saragih bersama para pangulu dan lurah menyambut baik kunjungan tersebut. Mereka berharap program yang diluncurkan dapat terus berlanjut untuk mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tokoh masyarakat setempat juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah, terutama terhadap pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat sinergi demi mewujudkan Simalungun yang maju, sejahtera dan berkelanjutan. (RS)