Hari Ketiga Pascabanjir, Warga dan TNI-Polri Bersihkan Serbelawan

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, dan warga menggelar gotong royong massal di Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan itu dilakukan pada hari ketiga pascabanjir akibat meluapnya Sungai Sikkam yang merendam kawasan Pasar Bawah dan sejumlah permukiman di Serbelawan.

Gotong royong difokuskan untuk membersihkan lumpur, sampah, serta puing bangunan yang masih berserakan di sejumlah titik terdampak. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di Lingkungan V Marihat Tengah yang mengalami dampak cukup parah.

Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, mengatakan pembersihan juga dilakukan terhadap material tembok penahan di area pemakaman muslim yang roboh akibat derasnya arus banjir.

“Pada hari ketiga pasca banjir ini, kami bersama seluruh unsur melaksanakan gotong royong di Lingkungan V Marihat Tengah. Salah satu fokus utama adalah membersihkan material tembok penahan area pemakaman muslim yang roboh akibat derasnya arus banjir hingga menutup sebagian badan jalan,” kata Siti Aminah.

Baca Juga: 257 Rumah Terdampak Banjir Serbalawan, Pemkab Simalungun Kerahkan Tim Pemulihan

Menurutnya, material batu dari tembok yang runtuh dimanfaatkan untuk menimbun sejumlah ruas jalan yang rusak dan berlubang akibat tergerus banjir.

“Selain membersihkan, pecahan batu tersebut kami manfaatkan untuk menimbun jalan yang rusak agar akses masyarakat dapat kembali dilalui dengan lebih aman,” ujarnya.

Selain membersihkan puing dan memperbaiki akses jalan, petugas dan warga juga mengangkut sampah yang terbawa arus banjir guna mempercepat pemulihan lingkungan.

Di sisi lain, Pemkab Simalungun masih mengoperasikan dapur umum melalui Dinas Sosial untuk memenuhi kebutuhan makanan warga terdampak dan relawan yang bertugas di lapangan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan melalui UPTD Puskesmas Serbelawan terus memberikan layanan kesehatan kepada warga. Tim medis juga melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat dan mengantisipasi munculnya penyakit pascabanjir.

Pemulihan di Kelurahan Serbelawan terus dilakukan setelah banjir yang dipicu luapan Sungai Sikkam menyebabkan kerusakan fasilitas umum, akses jalan, serta merendam kawasan permukiman warga. (RS)

#Banjir Serbelawan#Dolok Batu Nanggar#Gotong Royong#KitaMedan#kitamedandotcom#PemkabSimalungun#Sungai SikkamSumuttni polri