SIMALUNGUN – Menindaklanjuti amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Tim Penggerak PKK Kabupaten Simalungun menggelar Rapat Koordinasi Posyandu di Gedung TP PKK Simalungun, Kota Pamatang Raya, Sumatera Utara, Selasa (4/8/2025).
Rapat yang dipimpin langsung Ketua TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu, Darmawati, ini bertujuan membentuk Tim Pembina Posyandu periode 2025–2028 yang akan segera difinalisasi melalui Surat Keputusan Bupati Simalungun.
Dalam sambutannya, Darmawati menegaskan bahwa Posyandu bukan hanya program formalitas, melainkan ujung tombak dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama ibu dan anak. Ia menyerukan perlunya kerja bersama lintas sektor agar pembinaan Posyandu berjalan efektif dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Kita ingin masyarakat Simalungun sehat, terutama anak-anak dan perempuan. Karena itu, sinergi dan kolaborasi sangat dibutuhkan agar pelayanan Posyandu tepat sasaran dan berkualitas,” tegas Darmawati di hadapan peserta rakor yang terdiri dari anggota PKK dan perwakilan OPD terkait.
Ia juga menekankan pentingnya membangun semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama di antara para anggota tim pembina agar Posyandu tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi mampu memberikan manfaat konkret di tengah masyarakat.
“Saya percaya, kalau kita semua bekerja dengan hati, berkomitmen, dan saling mendukung, maka Posyandu bisa jadi kekuatan besar dalam mewujudkan Simalungun yang lebih sehat dan maju,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Darmawati juga menyampaikan rasa haru dan apresiasinya kepada lebih dari 6.000 kader Posyandu di seluruh Kabupaten Simalungun. Dengan honor yang sangat minim—hanya berkisar Rp100.000 hingga Rp250.000 setiap tiga bulan—mereka tetap mengabdi tanpa pamrih.
“Saya sedih sekaligus bangga. Honor mereka jauh dari layak, tapi semangat mereka luar biasa. Ke depan, kami akan perjuangkan peningkatan insentif ini agar sesuai dengan beban kerja dan dedikasi mereka. Semoga Allah SWT membalas semua pengabdian ini dengan pahala yang berlipat ganda,” ucap Darmawati dengan suara bergetar.
Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah diskusi dan penguatan sinergi antara berbagai perangkat daerah. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Simalungun, Osnidar Marpaung, yang turut hadir, menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi.
“Program-program kami banyak yang bisa berjalan seiring dengan kegiatan Posyandu. Kami siap mendukung dan berkolaborasi untuk pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Osnidar.
Rakor ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kelembagaan dan peningkatan mutu layanan Posyandu sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat di desa dan kelurahan.
Melalui komitmen bersama, harapannya Posyandu di Simalungun bukan hanya bertahan, tapi berkembang menjadi pusat layanan kesehatan masyarakat yang lebih berdaya dan profesional.(RS)