MEDAN – Puncak kemeriahan IMM Expo & Arena Fest 2026 resmi ditutup oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Sabtu (20/6/2026) malam.
Berlokasi di Lapangan Pertiwi, Jalan Budi Pembangunan, festival tahunan yang digagas oleh Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Medan ini berhasil membuktikan bahwa anak muda masa kini bukan hanya pandai bersuara, tetapi juga mampu berkarya nyata.
Sepanjang penyelenggaraannya, IMM Expo & Arena Fest 2026 bertransformasi menjadi ruang kreatif yang mempertemukan seni, gagasan, dan ekonomi lokal.
Berbagai kegiatan memadati acara, mulai dari bazar UMKM yang menyajikan produk lokal dan kuliner terkurasi, pentas seni dan budaya, perlombaan, talkshow inspiratif, hingga pertunjukan monolog dan kabaret yang memukau.
Ribuan pengunjung memadati lokasi, menikmati sajian yang menampilkan kreativitas kader IMM serta potensi luar biasa generasi muda Kota Medan.
Acara puncak ini turut dihadiri oleh sederet pejabat penting, di antaranya Ketua PC IMM Kota Medan M Rais Prayogo, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PC IMM Kota Medan. Ia menilai kegiatan ini sangat positif karena mampu memadukan dua elemen penting dalam diri mahasiswa sikap kritis dan kreativitas.
Baca Juga : INALUM Teken Kerja Sama Global di World Expo 2025 Osaka
“Atas nama Pemerintah Kota Medan dan secara pribadi, saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya IMM Expo dan Arena Fest ini serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PC IMM Kota Medan,” ujar Rico Waas.
Orang nomor satu di Pemko Medan itu menyoroti bahwa IMM tidak hanya berperan sebagai organisasi yang kritis terhadap kebijakan publik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi melalui karya dan ruang ekspresi kreatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ini adalah hal yang sangat baik dalam dunia kemahasiswaan. Tidak hanya kritis, tetapi juga mampu menghadirkan kreativitas dan solusi,” tegasnya.
Rico Waas juga menyoroti dampak ekonomi yang dihasilkan. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi ruang penting bagi anak muda untuk berekspresi sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui pelibatan UMKM dan aktivitas ekonomi kreatif.
“Apa yang dilakukan ini merupakan bentuk solusi, dengan memberikan ruang bagi kader untuk berkreativitas sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk berusaha. Ini sangat kami banggakan karena memberi manfaat nyata,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pengembangan kreativitas pemuda.
“Sering-seringlah membuat kegiatan positif seperti ini agar kader-kader memiliki ruang untuk berekspresi,” pungkasnya.
Mengakhiri sambutannya, Rico Waas menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemuda dan pemerintah dalam membangun Kota Medan. IMM dinilai menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa hari ini tidak hanya tajam dalam memberikan kritik, tetapi juga adaptif dalam melahirkan solusi konkret di masyarakat.
“Harapan saya, melalui kolaborasi IMM dan Pemerintah Kota Medan, kita dapat terus membangun Kota Medan yang lebih baik melalui peran pemuda,” harapnya.
Suksesnya IMM Expo & Arena Fest 2026 menjadi sinyal positif bahwa generasi muda Medan siap menjadi motor penggerak perubahan, menggabungkan semangat kritis dengan aksi nyata yang kreatif dan solutif. (Rel)