Arsenal Gusur Man City Dari Puncak Klasemen: Paul Merson Berani Jamin Timnya Jadi Juara Liga Inggris 2026

MEDAN – Persaingan gelar Premier League musim 2025/2026 memasuki babak paling sengit. Setelah sempat tergeser, Arsenal kini kembali bercokol di puncak klasemen sementara usai membungkam Newcastle United.

Legenda hidup The Gunners, Paul Merson, lantas melempar klaim mengejutkan: tim asuhan Mikel Arteta adalah kandidat terkuat juara. Bahkan, ia menyebut satu kemenangan lagi akan mengunci gelar.

Dari Jatuh ke Bangkit: Drama Arsenal di Pekan 34

Dua pekan sebelumnya, langit Emirates sempat mendung. Arsenal menelan dua kekalahan beruntun dengan skor identik 1-2—pertama dari Bournemouth, lalu dari rival abadi Manchester City.

Akibatnya, singgasana puncak klasemen direbut City yang unggul selisih gol. Para penggemar mulai cemas, dan lini masa dipenuhi pertanyaan: “Apakah Arsenal akan kembali gagal di momen krusial?”

Namun jawaban tegas datang pada laga pekan ke-34, Sabtu (25/04/2026) malam WIB. Bermain di kandang sendiri, Arsenal menundukkan Newcastle United lewat skor tipis 1-0.

Gol semata wayang yang tercipta di babak kedua cukup untuk mengembalikan The Gunners ke kursi pimpinan klasemen.

Baca Juga : Drama Etihad! Real Madrid Bungkam Manchester City 2-1 di Injury Time

Dengan tambahan tiga poin itu, Arsenal kini mengoleksi 73 poin, unggul tiga angka dari Man City yang tertahan di posisi kedua. Skenario dramatis ini langsung mengubah peta persaingan. Tapi jangan buru-buru euforia City masih punya satu laga tunda yang bisa menyamakan poin jika mereka menang.

Klaim Berani Paul Merson: “Jika Arsenal Kalahkan Fulham, Gelar Pasti!”

Di tengah ketatnya perburuan, Paul Merson justru tampil penuh keyakinan. Legenda Arsenal era 90-an itu menyebut bahwa laga pekan depan melawan Fulham di Emirates Stadium (2 Mei 2026) adalah penentu mutlak.

“Jika Arsenal menang pekan depan melawan Fulham di kandang, Arsenal akan memenangkan liga. Saya benar-benar percaya. Saya sudah mengatakan sepanjang musim bahwa mereka akan juara. Memang sekarang situasinya semakin ketat, tetapi jika mereka bisa unggul enam poin, tekanan akan sangat besar bagi Manchester City,” ujar Merson dengan nada yakin.

Logika Merson sederhana: kemenangan atas Fulham akan membuat Arsenal unggul 6 poin sementara City baru memainkan 34 laga (dengan satu pertandingan tersisa).

Jika City menang di laga tunda, selisih kembali ke 3 poin dengan dua pekan tersisa. Namun tekanan psikologis bermain sebagai pengejar di akhir musim, menurut Merson, sangat berat bagi skuad Pep Guardiola.

Pandangan Lain: Jamie Redknapp Masih Hati-hati

Tapi tidak semua pakar sepakat. Eks gelandang Liverpool, Jamie Redknapp, menilai persaingan masih 50:50 sepenuhnya. Ia menyebut bahwa segalanya bisa terjadi, bahkan selisih gol bisa menjadi penentu.

“Saya menyaksikan Manchester City melawan Burnley pada Selasa malam, dan ada sedikit tekanan dalam permainan mereka. Jadi, apa pun masih mungkin terjadi. Bahkan, situasi bisa saja ditentukan lewat selisih gol,” kata Redknapp.

Analisis Redknapp cukup beralasan. City memang dikenal sebagai tim comeback dan pernah memenangkan liga di menit-menit akhir. Dengan kualitas skuad yang super dalam, tidak aman untuk menulis mereka begitu saja.

Catatan: Laga tunda City adalah vs Burnley (Kandang).

Artinya, jika Arsenal menang lawan Fulham, mereka akan mengemas 76 poin dari 35 laga. City nanti bisa memangkas jarak menjadi 3 poin jika menang di laga tunda.

Namun jadwal City masih menyisakan laga berat, termasuk lawan Tottenham tandang dan Chelsea kandang. Sementara Arsenal setelah Fulham masih bertemu Manchester United di Old Trafford.

💬 Reaksi Fans dan Media Sosial

Seusai laga lawan Newcastle, tagar #ArsenalJuara2026 trending di Twitter/X Indonesia. Banyak suporter mulai optimistis, meski ada juga yang meminta tetap stay humble.

“Jangan jemawa dulu. Masih ada MU tandan dan City punya laga tunda. Tapi percaya sama tim ini! COYG!” tulis akun @GunnersID.

Sementara akun @CityzensAsia membalas: “Tenang, kami juara bukan karena keberuntungan. Haaland akan hancurkan mereka di akhir musim.”

Jika melihat momentum, Arsenal sedang di atas angin. Kemenangan tipis 1-0 Newcastle menunjukkan mental juara. Mereka tidak perlu mencetak banyak gol, cukup bertahan disiplin dan memanfaatkan peluang.

Plus, dukungan penuh Emirates Stadium di dua laga kandang tersisa (Fulham dan Everton) adalah keuntungan besar.

Namun Man City tetaplah Man City. Dengan kemungkinan mendapatkan Kevin De Bruyne yang semakin bugar dan Erling Haaland yang lapar gol, keunggulan jumlah laga bisa dimaksimalkan.

Pertandingan kunci yang akan menentukan: Arsenal vs Fulham (2 Mei) dan Man City vs Tottenham (9 Mei). Jika Arsenal menang dan City tergelincir di London Utara, maka gelar hampir pasti ke London Utara.

Paul Merson boleh yakin, Jamie Redknapp boleh hati-hati, tapi yang pasti Premier League musim ini memberikan salah satu title race terpanas dalam dekade terakhir.

Apakah Arsenal akhirnya memutus puasa gelar liga sejak 2004? Ataukah Man City kembali menunjukkan dominasi mereka?

Jawaban mulai terungkap pada 2 Mei mendatang. Satu hal yang pasti: jangan matikan TV Anda sampai peluit panjang berbunyi di pekan ke-38. (FD)

#Arteta#FootballViral#JuaraLigaInggris#kitamedandotcom#ManCity#PaulMerson#PremierLeague#TheGunnersArsenal