MONTERREY, MEKSIKO – Stadion Monterrey bergemuruh saat peluit panjang dibunyikan. Para pemain Bafana Bafana berlarian ke tengah lapangan, saling berpelukan, sebagian tertunduk menangis haru.
Sejarah telah tercipta. Afrika Selatan untuk pertama kalinya dalam empat penampilan Piala Dunia melangkah ke babak gugur.
Gol semata wayang Thapelo Maseko pada menit ke-63 memastikan kemenangan 1-0 atas Korea Selatan dalam laga pamungkas Grup A Piala Dunia 2026, Kamis (25/6/2026) pagi WIB.
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan.Korea Selatan hampir membuka keunggulan lebih dulu melalui sundulan Kim Min-jae di tiang dekat, namun Aubrey Modiba dengan sigap menyapu bola tepat di garis gawang.
Afrika Selatan merespons melalui Oswin Appollis pada pertengahan babak pertama, tetapi tembakan kerasnya masih mampu diamankan kiper Kim Seung-gyu.
Pada menit ke-30, Kim kembali menunjukkan penyelamatan gemilang dengan menggagalkan tembakan Thalente Mbatha sebelum menangkap bola muntah Evidence Makgopa.Hingga wasit meniup peluit turun minum, skor tetap 0-0.
Baca Juga : 21 Menit yang Menentukan, Korea Selatan Tekuk Ceko 2-1
Keputusan mengejutkan datang sebelum kick-off. Son Heung-min kapten dan ikon sepak bola Korea Selatan dengan 146 caps hanya duduk di bangku cadangan.
Pelatih Hong Myung-bo disebut mengambil keputusan taktis, meski sang bintang menunjukkan tidak ada cedera dan tampak melakukan pemanasan di hadapan sorak sorai pendukung.Son akhirnya masuk pada babak kedua, namun kesulitan memberikan pengaruh signifikan bagi permainan Taegeuk Warriors.
Maseko Jadi Pahlawan
Memasuki babak kedua, Korea Selatan meningkatkan intensitas serangan.Peluang emas diperoleh Oh Hyeon-gyu pada menit ke-60 melalui tendangan dari dalam kotak penalti, namun Ronwen Williams kembali menunjukkan penyelamatan penting.
Tiga menit berselang, segalanya berubah. Tshepang Moremi yang baru masuk sebagai pemain pengganti mengirimkan umpan matang kepada Maseko. Tanpa berpikir dua kali, pemain AEL Limassol itu menuntaskannya menjadi gol.Stadion Monterrey pecah. Skor 1-0 untuk Afrika Selatan.
Tertinggal satu gol, Korea Selatan tampil lebih agresif hingga akhir pertandingan. Namun pertahanan Bafana Bafana yang dikawal ketat Williams tampil gemilang, menggagalkan sejumlah peluang emas termasuk sundulan tajam Park Jin-seob di masa injury time.Peluit panjang pun berbunyi. Kemenangan tetap milik Afrika Selatan.
Sejarah dan Klasemen
Hasil ini mengantarkan Afrika Selatan mengunci posisi runner-up Grup A dengan koleksi empat poin, di bawah Meksiko yang tampil sempurna dengan sembilan poin.Sementara Korea Selatan harus puas di peringkat ketiga dengan tiga poin dan kini menunggu nasib melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Ini menjadi sejarah bagi Bafana Bafana. Dari tiga penampilan sebelumnya (1998, 2002, dan 2010), Afrika Selatan selalu kandas di babak grup. Kali ini, mereka menembus fase gugur untuk pertama kalinya.Di babak 32 besar, Afrika Selatan akan berhadapan dengan Kanada di SoFi Stadium pada akhir pekan ini.
Statistik Pertandingan:
· Afrika Selatan melepaskan 13 tembakan, Korea Selatan 8 tembakan
· Kedua tim masing-masing menerima satu kartu kuning
· Total pelanggaran: 16 kali
Susunan Pemain:
Afrika Selatan (4-2-3-1):
Ronwen Williams; Aubrey Modiba, Mbekezeli Mbokazi, Khuliso Mudau, Ime Okon; Thalente Mbatha, Sphephelo Sithole; Oswin Appollis, Relebohile Mofokeng, Thapelo Maseko; Evidence Makgopa.
Korea Selatan (3-4-1-2):
Kim Seung-gyu; Lee Han-beom, Kim Min-jae, Lee Tae-seok; Seol Young-woo, Park Jin-seob, Lee Kang-in, Hwang Hee-chan. (FD)