MEDAN – Manajemen PSMS Medan membuat keputusan besar jelang kick off putaran kedua Liga 2 grup 1. Manajemen pulangkan dua pemain asingnya, M Souza dan Kim Jin Sung
M Souza kena depak dari skuad Ayam Kinantan pada putaran kedua karena tak mampu mengangkat performa tim. Kemampuannya tak bisa memberikan kontribusi sesuai harapan tim. Pemain ini baru menciptakan dua gol dari enam laga.
“Kita sudah mengakhiri kontrak dengan Matheus Souza da Silva. Alasannya belum mampu mengangkat performa tim. Permainan dan kemampuannya bagus, tapi belum sesuai keinginan tim. Kami sudah bicara dengannya dan demi karirnya, kami melepasnya. Kami juga dapat info Souza sudah bergabung dengan salah satu klub Liga 2 yang lain,” ungkap Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) Arifuddin Maulana Basri, Selasa (31/10/2023).
Sementara untuk Kim Jin-Sun akibat cidera dislokasi bahu yang dialaminya saat melawan Sriwijaya FC di Stadion Teladan Medan, Senin (23/10/2023) lalu. Manajemen mengambil langkah mengakhiri kontraknya dikarenakan tidak mungkin menunggu proses pemulihannya.
“Dengan keadannya yang sekarang, fase pemulihan cidera, kami tak mungkin menunggu sampai sembuh. Jadi, kami panggil Kim kemarin untuk menjelaskan kondisinya dan Kim juga mengerti dengan kondisinya dia. Kim akan kami kembalikan ke Korea,” jelasnya.
Kim diperkirakan baru akan kembali ke Korea, Rabu (1/11/2023). Sementara Souza sudah bertolak ke klub barunya yang kabarnya adalah Persekat Tegal.
“Souza kita putus kontraknya beberapa hari setelah pertandingan terakhir. Sedangkan Kim harus kita tanggungjawabi hingga betul-betul pulih. Souza sudah berangkat tadi pagi, Kim kemungkinan besok,” kata Arie.
Sebagai pengganti kedua legiun asing itu, manajemen PSMS Medan akan mendatangkan dua pemain asing baru yang berposisi bek dan penyerang. Hanya saja ketika ditanya siapa nama pemain dan asal mana kedua pemain asing tersebut, manajemen belum bersedia menjelaskan.
Arie hanya mengatakan, pemain yang datang sesuai dengan kebutuhan tim, terutama di lini belakang dan depan. Alasannya, tim harus kuat menyerang dan kuat bertahan. Dengan begitu kesalahan di putaran pertama dapat diminimalisir.
“Putaran kedua nanti harus berbuat lebih extra. Semua pertandingan harus sapu bersih. Pemain yang bakal datang satu bek dan satu lagi striker. Nanti kami umumkan namanya,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelatih PSMS Medan, Miftahudin Mukson mengatakan, pihaknya tidak bisa memaksakan Kim Jin-Sung untuk main jika di putaran kedua cidera dislokasi bahu yang dia derita tak membaik.
“Saya tidak bisa paksakan dia untuk main karena dislokasi bahu itu. Dari segi taktikal, pemain yang cedera tidak bisa turun. Tidak mungkin saya paksakan untuk main,” ucapnya.(KM)