MEDAN – Liverpool menutup musim Liga Inggris 2025/2026 dengan hasil imbang 1-1 melawan Brentford di Stadion Anfield, Minggu (24/5/2026).
Hasil tersebut memastikan The Reds finis di peringkat kelima klasemen akhir dengan koleksi 60 poin dan tetap mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Namun, laga terakhir musim ini terasa lebih emosional bagi publik Anfield. Pertandingan tersebut menjadi momen perpisahan Mohamed Salah yang dipastikan meninggalkan Liverpool pada akhir musim.
Atmosfer haru sudah terasa sejak sebelum kick-off. Ribuan suporter memberikan penghormatan kepada Salah yang selama bertahun-tahun menjadi ikon kebangkitan Liverpool di era modern.
Di atas lapangan, Liverpool tampil dominan sejak awal laga. Pasukan Arne Slot terus menekan pertahanan Brentford melalui pergerakan cepat Mohamed Salah dan Rio Ngumoha di sisi sayap.
Meski menguasai permainan, Liverpool baru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-58. Mohamed Salah mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang sukses diselesaikan Curtis Jones menjadi gol.
Baca Juga: Anfield Memanas ! Duel Salah vs Haaland, Siapa Jadi Penentu
Anfield pun bergemuruh. Salah berlari merayakan gol bersama rekan-rekannya dalam salah satu momen emosional terakhirnya berseragam merah Liverpool.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Brentford berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-64 lewat Kevin Schade.
Penyerang Brentford itu memanfaatkan kelengahan lini belakang Liverpool sebelum menaklukkan kiper dengan penyelesaian tenang.
Setelah skor kembali imbang, Liverpool mencoba meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang sempat tercipta, namun gagal di konversi menjadi gol
Brentford juga tampil disiplin hingga mampu menahan tekanan tuan rumah sampai pertandingan berakhir.
Peluit panjang bukan hanya menandai akhir musim Liverpool, tetapi juga akhir perjalanan Mohamed Salah bersama klub yang telah membesarkan namanya di Inggris.
Meski gagal menutup musim dengan kemenangan, publik Anfield tetap memberikan tepuk tangan panjang untuk Salah.
Sosok asal Mesir itu meninggalkan Liverpool dengan warisan besar, penuh gol, trofi, dan kenangan yang sulit dilupakan. (RS)