Mesir Lolos 32 Besar usai Imbang 1-1 Lawan Iran

SEATTLE — Stadion Seattle bergemuruh. Ratusan ribu pasang mata tertuju pada satu bola yang bergulir di atas rumput hijau Lumen Field.

Tim nasional Mesir dan Iran baru saja menyajikan drama 90 menit yang membuat kedua kubu menahan napas hingga peluit panjang berbunyi.

Hasil akhir 1-1, dan Mesir resmi mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Laga yang berlangsung Sabtu pagi WIB itu langsung menyuguhkan tempo tinggi.Hanya lima menit berjalan, Mesir sudah membuka keunggulan.

Gol bermula dari tendangan Mohamed Salah yang dihalau kiper Iran, Alireza Beiranvand.Bola muntah itu langsung disambar Mahmoud Saber, menjebol gawang Iran dan membuat skor 1-0 untuk Mesir.

Tertinggal, Iran berusaha bangkit. Upaya mereka membuahkan hadiah penalti pada menit kesebelas setelah Mehdi Taremi dijatuhkan di kotak terlarang.

Baca Juga : Gol Taremi Batal, Kartu Merah Nyata: Iran Tahan Belgia 0-0

Taremi yang maju sebagai eksekutor gagal menaklukkan kiper Mesir, Mostafa Shobeir.Tendangan lemah Taremi ke sisi kiri gawang dengan mudah diamankan Shobeir.

Tiga menit berselang, Iran menebus kegagalan itu. Ramin Rezaeian menyambar bola muntah hasil halauan Shobeir dan menyonteknya ke gawang dari sudut sempit. Skor berubah 1-1. Stadion terbelah antara sorak sorai pendukung Iran dan helaan napas lega dari kubu Mesir.

Drama VAR di Menit Akhir

Babak kedua berlangsung sengit. Kedua tim saling bergantian menekan.Mesir mencatat 15 percobaan tembakan, sementara Iran 13 kali.Laga berjalan keras—total 27 pelanggaran dan tujuh kartu kuning dikeluarkan wasit.

Drama puncak terjadi pada masa injury time. Shoja Khalilzadeh mencetak gol pada menit ke-90+3 dan sempat membuat pendukung Iran merayakannya.

Namun wasit Szymon Marciniak dari Polandiameninjau tayangan ulang VAR dan menganulir gol tersebut karena offside.Taremi juga sempat menghantam mistar gawang pada menit-menit akhir. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang.

Hasil imbang ini memastikan Mesir lolos sebagai runner-up Grup G dengan lima poin, di bawah Belgia yang menang 5-1 atas Selandia Baru dan unggul selisih gol.

Iran finis di peringkat ketiga dengan tiga poin dan harus menunggu hasil dari grup lain untuk mengetahui apakah mereka masuk delapan peringkat ketiga terbaik.

Ramin Rezaeian, pencetak gol penyeimbang Iran, dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.Golnya juga mengukir sejarah Rezaeian kini menjadi top skor sepanjang masa Iran di Piala Dunia dengan tiga gol.

Di babak 32 besar, Mesir akan menghadapi Australia di Dallas pada 3 Juli 2026.Sementara Iran masih menunggu kepastian sebuah ketidakpastian yang menjadi bagian dari drama Piala Dunia. (FD)

#Grup G#Iran#kitamedandotcom#Mesir#Piala Dunia 2026#VARsepak bola