MEDAN – Pertandingan antara Jepang dan Tunisia di matchday kedua Grup F Piala Dunia 2026 bukan sekadar laga biasa.
Duel yang akan digelar di Estadio Monterrey, Guadalupe, Meksiko, pada Minggu (21/6/2026) pukul 11.00 WIB ini tercatat sebagai pertandingan ke-1.000 dalam sejarah Piala Dunia sejak turnamen pertama kali digelar pada 1930.
“Being able to take part in the 1,000th World Cup match is truly symbolic,” ujar kapten Tunisia, Ellyes Skhiri.
Pelatih Jepang Hajime Moriyasu juga menyatakan ini adalah kehormatan besar bagi kami untuk ambil bagian dalam laga bersejarah ke-1.000 Piala Dunia.
Di balik nuansa sejarah, laga ini memiliki konsekuensi besar bagi kedua tim. Jepang mengincar kemenangan untuk mendekati babak gugur, sementara Tunisia berjuang mati-matian menjaga asa lolos setelah kekalahan telak di laga perdana.
Belanda memuncaki klasemen dengan 4 poin usai menghancurkan Swedia 5-1. Swedia di posisi kedua dengan 3 poin. Jepang berada di peringkat ketiga dengan 1 poin hasil imbang 2-2 melawan Belanda, sementara Tunisia di juru kunci dengan 0 poin.
Kemenangan atas Tunisia akan membawa Jepang ke 4 poin, menyalip Swedia di posisi kedua.
Performa dan Kondisi Tim
Jepang: Momentum Positif di Tengah Badai Cedera
Jepang memulai kampanye dengan impresif menahan Belanda 2-2. Samurai Biru menunjukkan mental juara dengan dua kali comeback dari ketertinggalan.
Namun, Jepang harus menghadapi badai cedera. Takefusa Kubo dipastikan absen akibat cedera lutut kiri yang dialami saat melawan Belanda. Sebelumnya, Kaoru Mitoma juga sudah dipastikan absen sepanjang turnasi akibat cedera hamstring.
Formasi 3-4-2-1 tetap menjadi pilihan Moriyasu. Prediksi starting XI Jepang (3-4-2-1): Zion Suzuki (GK); Takehiro Tomiyasu, Ko Itakura, Hiroki Ito; Ritsu Doan, Daichi Kamada, Ao Tanaka, Keito Nakamura; Junya Ito, Daizen Maeda; Ayase Ueda.
Tunisia: Krisis dan Harapan Baru di Bawah Renard
Tunisia mengawali turnamen dengan mimpi buruk, dihajar Swedia 1-5. Kekalahan telak ini membuat pelatih Sabri Lamouchi kehilangan pekerjaannya.
Hervé Renard ditunjuk sebagai pelatih anyar. Renard, yang pernah membawa Arab Saudi mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022, diharapkan membawa energi baru. Namun, ia hanya memiliki waktu beberapa hari untuk membenahi tim yang hancur.
Meski kebobolan 5 gol, Tunisia sebenarnya unggul dalam penguasaan bola dan jumlah passing saat melawan Swedia, menandakan kualitas lini tengah yang mumpuni.
Prediksi starting XI Tunisia (4-2-3-1): Aymen Dahmen (GK); Yan Valery, Dylan Bronn, Montassar Talbi, Ali Abdi; Ellyes Skhiri, Rani Khedira; Elias Achouri, Hannibal Mejbri, Sebastian Tounekti; Elias Saad.
Analisis dan Prediksi
Jepang jelas difavoritkan. Statistik menunjukkan Jepang memiliki 61,3% peluang menang menurut superkomputer Opta. Peluang hasil imbang 22,9%, sementara Tunisia hanya 15,8%.
Kunci kemenangan Jepang: efektivitas serangan dan disiplin bertahan. Bagi Tunisia, pertahanan solid dan serangan balik cepat menjadi senjata utama.
Prediksi skor: Tunisia 1-3 Jepang.
Laga ini bukan hanya perebutan tiga poin, tetapi juga bagian dari sejarah sepak bola dunia. Jepang datang dengan momentum positif, sementara Tunisia berusaha bangkit dari keterpurukan. Saksikan duel bersejarah ini, Minggu (21/6/2026) pukul 11.00 WIB, di Stadion Monterrey! (FD)