Bobby Nasution: Salah Fokus, Kenapa Ijazah SMA Gibran, Bukannya Sarjana?

MEDAN — Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution angkat bicara soal polemik dokumen pendidikan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Baginya, sorotan publik salah alamat. “Mas Gibran setahu saya sarjana ya,” kata Bobby di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (9/10/2026).

Ia membandingkan polemik ijazah Presiden ke-7 Jokowi. Dulu, kata Bobby, yang dipersoalkan adalah gelar sarjana. Kini, yang disorot justru ijazah SMA Gibran. “Kalau Pak Jokowi dipermasalahkan sarjananya, ini Mas Gibran dipermasalahkan ijazah SMA-nya. Saran saya, kenapa tidak ijazah sarjananya saja?” ujarnya.

Pernyataan itu muncul setelah MK menolak gugatan perselisihan hasil pemilu terkait syarat pendidikan Gibran saat mendaftar cawapres 2024.

Dalam pertimbangan, MK menyoroti certificate of attendance yang jadi dasar penerbitan surat keterangan penyetaraan pendidikan Gibran.

Hakim MK Arsul Sani menegaskan dokumen itu hanya menerangkan kehadiran kuliah, bukan bukti kelulusan jenjang pendidikan tertentu.

Baca Juga : Jokowi Resmi Di PSI, Bobby Nasution: Saya Kader Gerindra, Tapi Koalisi Tak Putus

“Certificate of attendance dan dokumen lain yang digunakan sebagai dasar penerbitan Suket Nomor 9149/D.D1/KS/2019 sama sekali tidak menerangkan keberhasilan menamatkan jenjang pendidikan tertentu, melainkan hanya sebatas kehadiran dalam perkuliahan,” kata Arsul.

Meski begitu, MK menyatakan gugatan tidak dapat diterima. Pertimbangan itu tidak mendiskualifikasi Gibran dari jabatan wapres. Secara hukum, status Gibran tidak berubah. Namun secara politik, pernyataan Bobby membuka tafsir baru: publik diminta menilai konsistensi sorotan.

Yang krusial, Bobby tidak membantah atau membenarkan dokumen menengah Gibran. Ia mengalihkan lensa ke jenjang sarjana. Di sisi lain, MK memberi catatan penting certificate of attendance bukan ijazah. Dua hal ini harus dibedakan agar diskusi tidak berbasis asumsi.

Isu ini menyentuh integritas dokumen pejabat, konsistensi aturan, dan cara elite merespons kritik. Pertanyaan besarnya bukan hanya “apa isi ijazah?”, tetapi “mengapa fokus publik mudah berpindah?”

Bobby menawarkan jawaban cek sarjananya. Publik boleh setuju atau tidak. Yang jelas, polemik ini belum tuntas hanya karena MK menolak gugatan. (Rel)

#bobbynasution#CertificateOfAttendance#GibranRakabuming#IjazahGibran#Jokowi#kitamedandotcom#PendidikanGibran#pilpres2024#Suket9149#SumateraUtaraMK