Bobby Nasution Luncurkan Kedan, ASN Pemko Dipastikan Jadi Market

336

MEDAN – Wali Kota Medan, Bobby Nasution meluncurkan aplikasi kedai elektronik Medan (Kedan) di Ballroom Bank Sumut, Senin (18/12/2023). Kedan merupakan Inovasi Pemko Medan dalam memasarkan produk UMKM dan toko kelontong.

Bobby Nasution mengatakan, peluncuran Kedan ini merupakan langkah ketiga yang dilakukan dalam upaya menaikkan kelas UMKM.

Dalam acara yang dirangkaikan pemberian CSR Award itu, dia menguraikan, langkah pertama Pemko mendorong pelaku UMKM melakukan digitalisasi. Hal ini diwujudkan dengan melakukan pendampingan agar UMKM bisa masuk dalam e- katalog lokal Kota Medan.

Masuknya produk UMKM ke katalog elektronik ini, sebutnya, membuat perangkat daerah dapat menjadi pembeli. Artinya, Pemko Medan menjadi market bagi UMKM.

Pada kegiatan yang dihadiri Dirut Bank Sumut Babay Parid Wazdi, perwakilan perusahaan yang memberikan CSR, pimpinan perangkat daerah, dan camat se-Kota Medan itu, Bobby Nasution mengatakan, tahapan selanjutnya adalah menerbitkan kartu kredit pemerintah daerah (KKPD) Medan.

KKPD ini, lanjutnya, menjadi solusi bagi agar pelaku usaha bisa segera mencairkan pembayaran dari perangkat daerah yang membeli produk mereka.

“Aplikasi ini sama dengan marketplace lain, bedanya seluruh penjual adalah pelaku usaha di Medan,” ungkapnya.

Untuk keberlangsungan Kedan, dirinya memastikan seluruh ASN Pemko akan menjadi marketnya. Saat ada lebih kurang 11 ribu ASN di Pemko Medan. “Buat usaha itu gampang, yang susah cari pembeli. Nah, ini pembelinya sudah kita sediakan, tempat jualan pun kita berikan,” ucapnya.

Dia mengatakan, ASN di lingkungan Pemko Medan merupakan market yang pasti, selain masyarakat Sumut lainnya. Bobby Nasution mengatakan, pihaknya agar membuat perwal yang mewajibkan ASN di Pemko Medan membeli kebutuhan sehari-hari di marketplace ini. Besaran belanja kebutuhan sehari-hari ini diatur sesuai dengan jabatan ASN.(KM)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com