KKSU 2025: Bobby Nasution Soroti Tantangan UMKM Sumut, Hanya 7,7% Akses Pembiayaan!
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan masih diperlukan kerja keras untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumut. Hal ini disampaikannya saat membuka Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2025 di Tiara Convention Centre, Medan kemarin.
Menurut data yang diungkap Bobby, baru 7,7% UMKM di Sumut yang mengakses pembiayaan, 19% memanfaatkan teknologi, dan hanya 3% yang masuk ekosistem digital. Selain itu, hanya 0,08% anak muda yang terjun ke dunia wirausaha.
“Ini tantangan besar, bukan hanya di Sumut, tapi juga di banyak daerah di Indonesia. UMKM adalah penggerak ekonomi, tapi masih banyak yang belum memanfaatkan fasilitas dan teknologi,” ujar Bobby.
Kolaborasi Kunci Peningkatan UMKM
Bobby menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia (BI), pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan UMKM.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Di beberapa negara, UMKM dibiarkan berkembang alami, tapi kita perlu intervensi dan implementasi kebijakan yang tepat,” jelasnya.
Destry Damayanti, Deputi Gubernur BI, menambahkan bahwa peningkatan UMKM membutuhkan pembinaan berkelanjutan.
“Naik level tidak instan. UMKM perlu memahami pembukuan, manajemen keuangan, dan digitalisasi. Ini tugas bersama, kita harus ‘kroyokan’ membantu mereka,” kata Destry.
Potensi Ekspor UMKM Sumut Meningkat
Rudi B Hutabarat, Kepala Perwakilan BI Sumut, mengungkapkan bahwa UMKM Sumut terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Juni 2025, nilai ekspor UMKM Sumut mencapai Rp49,6 miliar, dengan rencana ekspor tambahan senilai Rp10 miliar dalam waktu dekat.
“UMKM Sumut semakin berdaya saing, bahkan banyak yang sudah mengadopsi prinsip bisnis berkelanjutan,” ujar Rudi.
Pembukaan Unik dengan Seduhan Kopi V60
Pembukaan KKSU 2025 diwarnai momen unik, di mana Bobby Nasution, Destry Damayanti, Rudi Hutabarat, dan Ketua DPRD Sumut bersama-sama menyeduh kopi menggunakan metode V60, simbol kreativitas dan inovasi UMKM. (FD)