Pemprov Sumut Bantu Bayar Cicilan Pinjaman UMKM Taput, Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8% Persen

155

TAPANULI UTARA – Pemprov Sumut memberikan bantuan pembayaran cicilan pinjaman bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tapanuli Utara (Taput) selama satu tahun penuh.

Langkah ini diharapkan meringankan beban pelaku usaha sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sumut hingga 6,5-7%, sebagai kontribusi terhadap target nasional 8%.

Bantuan Cicilan UMKM, Bukan Bunga
Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan, bantuan ini khusus untuk cicilan pokok pinjaman bukan bunganya. Besarannya bervariasi, mulai dari Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan, tergantung jenis usaha.

“Kita bayarkan cicilannya selama setahun. Fokusnya untuk UMKM aktif di Taput, terutama yang bergerak di sektor budaya dan ekonomi kreatif, seperti pengrajin ulos atau penjual makanan khas seperti kacang susu dan ombus-ombus,” jelas Bobby dalam Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Siborongborong, Jumat (25/7/2025).

Dukung Target Ekonomi Nasional
Bobby menekankan, UMKM Sumut harus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Sebagai provinsi ke-4 terbesar di Indonesia, Sumut ditargetkan menyumbang 6,5-7% dari total pertumbuhan nasional 8% yang dicanangkan Presiden.

“Kami yakin UMKM bisa memberi dampak signifikan. Festival ini juga jadi bukti kolaborasi pemerintah pusat dan daerah untuk hilangkan ego sektoral,” tegasnya.

Kemudahan Perizinan & HKI Jadi Jaminan Bank
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyatakan, festival ini menjawab keluhan pelaku UMKM soal proses perizinan yang rumit.

“Kami berkolaborasi dengan kementerian lain untuk percepat perizinan, sesuai instruksi Presiden,” ujarnya.

Sementara, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengumumkan terobosan baru: sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bisa dijadikan jaminan perbankan.

“Ini pertama kali dalam sejarah Indonesia! HKI akan jadi alat pembiayaan UMKM bersama Kemenkop UKM dan Kemenparekraf,” tandasnya. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com