INALUM Gelar ICLF 2025 untuk Bangun SDM Kompetitif dan Adaptif

74

BATU BARA – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menggelar INALUM Culture & Learning Festival (ICLF) 2025 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan membangun budaya kerja yang adaptif. Kegiatan tahunan yang berlangsung pada 1–5 Desember 2025 ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 serta gagasan Asta Cita Indonesia.

Direktur Strategic Support & Human Capital INALUM Benny Wiwoho menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah perusahaan menumbuhkan budaya belajar dan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi dinamika industri aluminium.

“INALUM sebagai wajah dari industri aluminium terintegrasi di Indonesia membutuhkan Insan INALUM yang siap dan tanggap dalam menghadapi dinamika perusahaan dan ekosistem industri aluminium nasional. Oleh karena itulah ICLF ini dibuat setiap tahun, kami menganggap bahwa Insan INALUM yang kompetitif, agile dan siap berkembang akan bisa lebih cepat membawa INALUM menjadi lebih kompetitif, inovatif, dan agile,” ujar Benny.

ICLF tahun ini mengusung tema Forging a Culture of Growth, Ownership, and Sustainability to Leap Forward dengan tiga kelas pembelajaran, yaitu Sustainability, Ownership, dan Growth. Program tersebut menjadi wadah pembelajaran lintas generasi dan fungsi melalui kegiatan pelatihan, diskusi, serta penyampaian capaian dan arah strategis perusahaan.

Pada penyelenggaraan 2025, ICLF menghadirkan 36 sesi dengan 41 pembicara dan diikuti 2.951 peserta. Jumlah tersebut meningkat 21,2 persen dibandingkan 2024, menunjukkan minat yang semakin besar terhadap program pengembangan SDM tersebut.

INALUM menyebut dampak ICLF terlihat dari penguatan transformasi perusahaan dalam periode 2023–2025, termasuk peningkatan produksi pada 2023–2024 serta lonjakan inovasi melalui Technology Innovation Seminar (TIS) pada 2025 yang meningkat hingga 12 kali dibandingkan periode sebelumnya.

Milestone lain yang dihasilkan antara lain pengoperasian Pabrik Pemurnian Alumina SGAR 1, yang menjadi landasan bagi rencana ekspansi berikutnya, termasuk pembangunan kapasitas SGAR 2 pada 2028, pembangunan Smelter 2 di Mempawah, Kalimantan Barat, serta Potline 4 di Smelter Kuala Tanjung pada 2029.

INALUM menegaskan bahwa pelaksanaan ICLF menjadi penggerak penguatan kapabilitas SDM, percepatan inovasi, dan peningkatan daya saing perusahaan untuk jangka panjang.(RS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com