Bobby Tegaskan Rekonstruksi Intersection Jalan Sudirman, Bukan Keramik

246

MEDAN – Walikota Medan, Bobby Nasution menegaskan rekonstruksi intersection di Jalan Sudirman Medan bukan berbahan keramik, tapi beton. Bahkan, pengerjaan jalan tersebut belum tuntas.

Hal ini ditegaskannya akibat banyaknya informasi keliru yang beredar di berbagai media sosial pasca banyaknya pengendara yang melintir ketika melintas di jalan tersebut, kemarin.

Menurut Bobby, persimpangan jalan tersebut difungsikan untuk area perlambatan. “Dari tadi malam saya sudah mengecek langsung karena lokasinya dekat dengan rumah dinas. Kita langsung menghubungi Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan. Ternyata memang (persimpangan) itu belum selesai dikerjakan,” kata Bobby Nasution saat doorstop dengan wartawan usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (21/11/2023).

Saat ini proses persimpangan tersebut tahap proses finishing dan belum dibuka untuk umum. Dikatakannya, ada miskomunikasi antara Polrestabes Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan dan Dinas SDABMBK.

“Jalur itu seharusnya belum dibuka. Uji coba yang diminta kemarin bukan untuk dilalui masyarakat, tapi internal. Namun, setelah dilakukan uji coba internal, tidak dilakukan penutupan kembali,” ungkapnya.

Dia menegaskan, jika ada yang ingin menyampaikan kejadian, silahkan dan pihaknya sangat berterima kasih. Tapi, jangan hoax atau pun fitnah yang mengatakan rekonstruksi intersection itu menggunakan dari keramik.

Pemasangan yang dilakukan itu menggunakan teknologi lama. Dimana, berbahan beton biasa yang dilalui masyarakat. Beton itu dicetak dicetak serta di cat. Sehingga berbentuk seperti keramik dan dibuat seperti lantai.

“Sekali lagi saya tegaskan itu bukan keramik. Pemasangannya juga saya rasa sudah disampaikan di media sosial, baik Pemko Medan maupun dinas terkait bahwasannya itu bukan keramik. Jadi, kalau dikatakan keramik, itu hoax. Menyampaikan informasi boleh, tapi jangan menyebar hoax lah,” harapnya.

Dia menambahkan, rekonstruksi intersection yang dilakukan salah satunya sebagai area perlambatan karena ada persimpangan dan traffic light guna memastikan para pengendara kendaraan bermotor mengikuti rambu-rambu lalu lintas yang ada.

Dirinya sudah meminta agar persimpangan tersebut ditutup kembali karena masih dalam proses pengerjaan. (KM)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com