Raker Komwil I APEKSI Resmi Dibuka, Bobby Nasution Sampaikan 3 Pesan Penting

246

PEKANBARU I Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian diwakili Wakil Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Bidang Hukum, Kerjasama dan Kepegawaian Suhajar Diantoro membuka secara resmi Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2024 di Ballroom Pangeran Hotel Pekanbaru, Jum’at (3/5/2024)

Dihadapan 23 Wali Kota yang tergabung dalam Komwil I, Wali Kota Medan Bobby Nasution selalu Ketua Komwil I APEKSI, mengajak semua untuk menjadikan Rakerwil ini sebagai momentum untuk merenung, berdiskusi dan menyusun langkah-langkah strategis yang akan membawa kota menuju ke arah yang lebih baik.

Guna mewujudkan hal itu, ada tiga pesan yang disampaikan Bobby Nasution dalam Rakerwil yang mengusung tema ‘Kolaborasi Kota Menuju Indonesia Emas 2045’.

Pertama, masing-masing Wali Kota yang tergabung dalam Komwil I harus memiliki visi yang jelas dan komitmen yang kuat.

“Visi yang jelas akan menjadi panduan bagi kita dalam menetapkan prioritas-prioritas pembangunan yang harus diutamakan, sedangkan komitmen yang kuat akan menjadi motor penggerak bagi kita untuk terus berusaha dan berinovasi dalam mewujudkan visi tersebut,” kata Bobby Nasution dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Wali Kota Binjai Amir Hamzah selaku Wakil Ketua III Komwil I.

Yang kedua, kata Amir Hamzah, Bobby Nasution juga menekankan para Wali Kota harus mengutamakan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Sebab, imbuhnya, masyarakat adalah subjek utama pembangunan dan partisipasi mereka sangatlah penting dalam menentukan keberhasilan sebuah program atau kebijakan pembangunan.

“Oleh karena itu kita harus terus mengembangkan mekanisme partisipasi publik yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan- kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Sedangkan yang ketiga, bilang Amir Hamzah, Bobby Nasution selanjutnya menekankan untuk terus mendorong inovasi dan kreatifitas dalam pembangunan Kota.

Dikatakannya, perubahan zaman dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks menuntut semua untuk terus berinovasi dalam menyusun solusi yang tepat dan efektif.

“Kita harus terbuka terhadap gagasan-gagasan baru, baik dari dalam maupun luar pemerintahan. Selain itu, kita juga harus memberikan dukungan kuat bagi upaya-upaya yang dilakukan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelum membuka Suhajar Diantoro dalam sambutannya menyampaikan kunci kesuksesan otonomi daerah (Otda) terletak pada kepemimpinan kepala daerah dan DPRD, kapasitas pemerintah daerah serta partisipasi dan kontrol masyarakat.

Di samping itu, Suhajar juga mengingatkan kepada seluruh Wali Kota yang hadir dalam Rakerwil akan pentingnya peran kota dalam perekonomian nasional.

“Kontribusi kota terhadap perekonomian Indonesia sebesar 42,4 persen. Besarnya kontribusi ini manfaat dari otonomi daerah dan sejalan tiga azas ekonomi yakni desentralisasi, dekonsentralisasi dan tugas pembangunan,” ungkap Suhajar. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com