Reaksi Pemimpin Dunia Terhadap Serangan AS ke Iran: Desakan Global Segera De-Eskalasi dan Diplomasi
New York – Serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas nuklir Iran memicu reaksi keras dari pemimpin dunia. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan kekhawatiran mendalam atas eskalasi berbahaya ini, sementara negara-negara seperti Selandia Baru, Australia, Meksiko, Venezuela, dan Kuba mendesak solusi damai.
PBB: Eskalasi Berbahaya, Dunia di Ambang Krisis
Sekjen PBB Antonio Guterres mengecam serangan AS sebagai “ancaman langsung terhadap perdamaian global”. Dalam pernyataan resminya, ia memperingatkan:
“Risiko konflik ini lepas kendali sangat tinggi, dengan konsekuensi buruk bagi warga sipil dan stabilitas dunia. Tidak ada solusi militer—hanya diplomasi yang bisa menyelamatkan kita,” katanya.
Selandia Baru & Australia: Perlu Dialog, Bukan Perang
Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters menyebut serangan ini “sangat mengkhawatirkan” dan menekankan pentingnya de-eskalasi. Sementara itu, juru bicara pemerintah Australia menyatakan bahwa meski program nuklir Iran menjadi ancaman, “dialog dan diplomasi adalah satu-satunya jalan”.
Meksiko & Venezuela: Kecaman Keras terhadap AS
Kementerian Luar Negeri Meksiko mendesak perdamaian melalui dialog, sementara Venezuela melalui Menlu Yvan Gil secara tegas mengutuk serangan AS sebagai “agresi ilegal”.
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel juga menyebut serangan ini “pelanggaran hukum internasional” yang berisiko memicu krisis global.
Analisis: Akankah Konflik Ini Meluas?
Dengan tekanan global yang meningkat, dunia menunggu respons Iran dan langkah AS selanjutnya. Apakah diplomasi masih mungkin, atau kita menuju perang terbuka? (AlJazeera)