MEDAN – Hardtop adalah salah satu jenis mobil mewah. Peminat kendaraan ini juga hanya orang orang tertentu dan punya hobi khusus.
Namun yang pasti pemilik kendaraan ini orang yang benar – benar kelebihan duit. Selain harganya yang cukup lumayan tinggi, biaya perawatan dan bahan yang dikeluarkan cukup menguras kantong.
Harga mobil ini untuk keluaran tahun 1980an saja mencapai Rp150 juta untuk yang masih standar atau rombakan sedikit. Sedangkan untuk yang sudah siap pakai harganya mencapai Rp300 juta.
Tak heran mobil yang yang pada eranya menjadi simbol kejantanan atau laki laki macho itu peminatnya hanya orang orang tertentu saja.
Sebab, dipakai untuk hobi seperti offroad, ke gunung. Mengingat, mobil ini kekuatannya tidak diragukan lagi. Semua medan bisa dilalui. Tarikannya cukup untuk melintasi daerah yang menanjak terjal, berlumpur maupun menantang. Dengan kekuatan dua gerdang dan 4WD, semua bisa diatasi.
Memiliki tenaga yang mumpuni ini juga menjadi alasan masyarakat Liang Melas Diatas menjadikan mobil mewah ini menjadi kendaraan utama untuk mengangkut hasil panen kebun dan pupuk.
Sebab, hanya kendaraan ini yang bisa melalui lintasan di kawasan tersebut. Sedangkan kendaraan lain daya angkutnya tidak mampu. ” Kalau disini ngangkut pupuk sama jeruk semuanya pakai hardtop bang. Kalau pick up kecil tak sanggup. Kami sekali angkut 2 ton lebih. Lihat saja jalannya. Cuma kendaraan ini yang sanggup. Naik ke bukit pun sanggup kalau gak hujan,” kata Ilham Perangin angin, salah satu warga sekitar kepada kitamedan.com beberapa hari lalu.
Diakuinya ada sedikit merombak rangka mobil dan juga bodi. Hal ini disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan. Sedangkan lainnya tetap bawaan. “Paling rangka saja sama bodi. Dibuat terbuka. Mesinnya agak di stel sedikit bair makin mantap. Pokoknya selama ini pakai kendaraan ini lancar lancar saja lah,” ucapnya.
Mereka sendiri mendapatkan mobil mobil tersebut dari berbagai daerah. Ada yang dari Kota Medan maupun dari pulau Jawa. Bahkan, mereka juga ada yang menjual keluar apabila ingin mengganti dengan yang lebih mentah lagi.
Kekuatan dan saya jelajahnya yang mumpuni lah tak heran mobil tua ini masih diburu oleh para peminatnya. Ini juga alasan mengapa harganya masih selangit (KM)