Sam Altman Buka Suara: AI Bisa Picu Krisis Penipuan Global

117

JAKARTA – CEO OpenAI, Sam Altman secara blak-blakan membeberkan ancaman serius dari perkembangan kecerdasan buatan (AI). Dalam pernyataan terbarunya, ia mengungkap kekhawatiran mendalam tentang risiko penipuan digital yang semakin canggih, bahkan bisa mencapai tingkat yang nyaris tak terdeteksi!

Autentikasi Biometrik Tak Lagi Aman!
Altman mengejutkan banyak pihak dengan menyatakan bahwa beberapa lembaga keuangan masih menggunakan sidik jari atau suara sebagai autentikasi transaksi—padahal, teknologi AI modern sudah bisa dengan mudah menirunya!

“Sangat gila jika kita masih mengandalkan sidik jari atau suara untuk verifikasi. AI sudah bisa mengalahkan sebagian besar metode autentikasi saat ini, kecuali kata sandi,” tegas Altman, seperti dilansir CNN, kemarin.

Manusia Bisa Kehilangan Kendali atas AI?
Tak hanya itu, Altman juga mengaku khawatir manusia bisa kehilangan kendali terhadap sistem AI yang terlalu cerdas. Ia bahkan memprediksi bahwa pada 2030-an, AI bisa melampaui kecerdasan manusia!

FBI Sudah Peringatkan Sejak Lama
Sejak tahun lalu, FBI telah memperingatkan maraknya penipuan kloning suara dan video deepfake AI. Kasus nyata terjadi ketika seorang ibu tertipu oleh suara AI yang meniru anaknya—meyakinkan bahwa sang anak sedang dalam bahaya.

“Kita akan menghadapi krisis penipuan besar-besaran. Sekarang baru suara, tapi sebentar lagi akan ada video atau panggilan FaceTime yang nyaris sempurna,” ungkap Altman.

Solusi: Perlukah “Bukti Manusia”?
Altman mendukung The Orb alat buatan Tools for Humanity, yang bisa memberikan “bukti manusia” di tengah maraknya konten AI yang sulit dibedakan.

“Ini adalah tantangan global yang harus segera diatasi sebelum AI semakin tak terbendung,” tegasnya. (CNN)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com