Waspada! Modus Baru Penipuan di Google Maps, 10.000 Akun Palsu Ditutup – Begini Cara Hindarinya
JAKARTA – Pengguna Google Maps harus ekstra hati-hati! Baru-baru ini, Google menghapus lebih dari 10.000 akun bisnis palsu yang digunakan untuk menipu pengguna dengan tawaran layanan berharga selangit.
Modusnya? Membuat profil bisnis palsu atau membajak akun asli, terutama di layanan darurat seperti tukang kunci, derek mobil, hingga servis rumah tangga.
Bagaimana Cara Kerja Penipuan di Google Maps?
1. Daftar Palsu di Pencarian Lokal – Saat korban mencari layanan tertentu, muncul bisnis fiktif dengan rating tinggi.
2. Pengalihan Panggilan – Ketika korban menelepon, panggilan dicegat dan dialihkan ke nomor penipu.
3. Harga Dibuat Semahal Mungkin – Layanan yang seharusnya standar dibanderol dengan harga berlipat ganda.
4. Eksploitasi Media Sosial & Agen Palsu – Penipu memanfaatkan iklan di platform lain untuk memperluas jangkauan.
Korbannya Sudah Ada di Texas, Bisa Menyebar ke Indonesia?
Kasus ini pertama kali terungkap setelah sebuah bisnis di Texas, AS, melaporkan ada akun Google Maps yang mengatasnamakan mereka. Google pun langsung bertindak dengan menghapus ribuan akun palsu dan meningkatkan sistem keamanan.
Halimah DeLaine Prado, Penasihat Hukum Google mengungkapkan mereka terus meningkatkan deteksi otomatis untuk memblokir iklan dan akun palsu, terutama di layanan darurat yang rentan penipuan.
5 Tips Hindari Penipuan di Google Maps
✅ Cek Keaslian Bisnis – Periksa nama, alamat, dan nomor telepon apakah sesuai dengan website resmi.
✅ Waspada Harga Tidak Wajar – Jika tarif jauh di atas pasaran, bisa jadi itu penipuan.
✅ Hindari Pembayaran Non-Resmi – Jangan bayar via transfer pribadi atau link mencurigakan.
✅ Baca Ulasan dengan Teliti – Akun palsu sering punya rating tinggi tapi ulasan generik.
✅ Laporkan ke Google – Jika curiga, gunakan fitur “Report a problem” di Google Maps.
Google Maps Tetap Aman, Asal…
Meski ada kasus penipuan, Google Maps tetap menjadi tools navigasi terbaik. Kuncinya adalah lebih cermat sebelum memilih layanan, terutama yang bersifat urgent.
Bagikan info ini agar lebih banyak orang terhindar dari penipuan! (CNBCIndonesia)