99,9% Rekening di Sumut Aman! Bobby Nasution Tegaskan Peran Vital LPS Jaga Kepercayaan Nasabah

75

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara tegas menggarisbawahi peran strategis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan di wilayahnya.

Baginya, kehadiran Kantor Perwakilan LPS di Medan bukan sekadar formalitas, melainkan garda terdepan untuk mendekatkan layanan serta memastikan setiap nasabah merasa aman dan tenang saat menyimpan uangnya di bank.

Pernyataan ini disampaikan Bobby saat menghadiri pengukuhan Kepala Kantor LPS I Medan di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Pangeran DiponegoroMedan, Senin (4/5/2026).

Dalam suasana yang penuh semangat kolaborasi, ia menekankan bahwa tugas LPS tidak boleh berhenti pada aspek teknis penjaminan ketika sebuah bank gagal.

“Masyarakat harus tahu, betapa uang mereka aman karena LPS hadir sebagai penjamin. Bukan hanya soal mekanisme darurat, tapi juga bagaimana LPS memperkenalkan diri lewat program-program edukatif yang membangun kesadaran sejak dini,” ujar Bobby.

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Medan itu mengingatkan bahwa menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan di Sumut tidak bisa dilakukan sendirian.

Baca Juga : BTN Siap Layani Transaksi Perbankan 6,5 JUTA Jemaat HKBP

Kolaborasi erat antara LPS, 33 kabupaten/kota, Bank Indonesia, OJK, dan perbankan lokal menjadi keharusan. Pendekatan yang dipakai pun harus menyentuh kearifan lokal, karena karakter masyarakat Sumut yang majemuk butuh cara edukasi yang berbeda di tiap daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, membawa perspektif yang tak kalah menarik. Ia mengibaratkan likuiditas sebagai darah sistem keuangan, sementara kepercayaan adalah jantung yang memompanya. Tanpa kepercayaan, segalanya berhenti.

Fakta mengejutkan pun dipaparkan Farid: secara nasional, 99,9% rekening perbankan setara 677 juta rekening telah terlindungi LPS. Di Sumut sendiri dari total 28,78 juta rekening, cakupan perlindungan juga mencapai angka fantastis yang sama, 99,9%.

Bayangkan, nyaris seluruh nasabah perbankan di Sumut kini berada di bawah payung keamanan LPS.

Tapi bukan hanya itu. Farid juga membeberkan peran strategis Sumut dalam peta ekonomi nasional. Sepanjang tahun 2025, kontribusi ekonomi provinsi ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tembus 5,19%—tertinggi se-Pulau Sumatera.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Sumut hingga Februari 2026 tercatat sebesar Rp340,68 triliun. Angka ini mencerminkan betapa besarnya uang masyarakat yang beredar dan disimpan di perbankan lokal.

Kepada Kepala Kantor Perwakilan LPS I Medan yang baru dikukuhkan, Jimmy Ardianto, Farid berpesan agar sinergi dijadikan fondasi utama kerja. Kolaborasi dengan pemda, BI, OJK, dan industri perbankan mutlak diperkuat.

Selain itu, Jimmy juga ditantang untuk gencar mengedukasi masyarakat soal syarat-syarat penjaminan simpanan, memahami dinamika geografis Sumatera yang luas, serta menjaga standar layanan di tengan derasnya arus digitalisasi.

Pesan moral dari narasi ini: Uang Anda aman, asalkan Anda tahu hak Anda sebagai nasabah. Dan LPS hadir lebih dekat dari sebelumnya, tepat di Medan. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com