Bupati Simalungun Ajak Kemenag Berkolaborasi Majukan Tanoh Habonaron Do Bona
SIMALUNGUN — Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, mengajak Kementerian Agama (Kemenag) Simalungun untuk berkolaborasi dalam membangun dan memajukan daerah Tanoh Habonaron Do Bona. Ajakan ini disampaikan Bupati saat menerima kunjungan Kepala Kantor Kemenag Simalungun, Bahrum Saleh, di pendopo Rumah Dinas Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (9/7/2025).
Kunjungan Kepala Kemenag ini dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus melaporkan bahwa seluruh jemaah haji asal Simalungun telah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan lengkap, sama seperti saat keberangkatan.
Selain itu, Kemenag juga menyampaikan permohonan hibah lahan untuk pembangunan 12 Kantor Urusan Agama (KUA), usulan penerbitan Surat Keputusan (SK) Panitia Hari Besar Islam (PHBI), pelantikan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Simalungun, serta pembentukan Badan Wakaf daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyatakan bahwa pembangunan Kabupaten Simalungun membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak. Ia mengajak Kemenag untuk bersama-sama menyukseskan pembangunan daerah menuju Simalungun yang lebih maju.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kemenag Simalungun yang telah mendampingi dan memfasilitasi seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari persiapan, keberangkatan, hingga kepulangan jemaah.
Terkait permohonan hibah lahan untuk 12 KUA, Bupati Anton meminta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) untuk segera menindaklanjuti hal tersebut. Ia juga menegaskan akan menindaklanjuti usulan terkait PHBI, Baznas, dan Badan Wakaf.
“Untuk PHBI, Baznas, dan Badan Wakaf juga akan segera kita tindak lanjuti, agar pengelolaan zakat dan tanah wakaf dapat berjalan tertib dan tepat sasaran. Mari kita berkolaborasi dan bersinergi untuk membangun Kabupaten Simalungun,” pungkas Bupati.
Sementara itu, Kakan Kemenag Simalungun, Dr. H. Bahrum Saleh, menyampaikan bahwa seluruh jemaah haji asal Simalungun yang berjumlah 212 orang telah kembali ke tanah air dengan selamat. “Dari 212 jemaah yang berangkat, alhamdulillah semuanya kembali dengan jumlah yang sama,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa 12 KUA yang membutuhkan hibah lahan adalah KUA Kecamatan Pane, Jorlang Hataran, Bosar Maligas, Pamatang Sidamanik, Girsang Sipangan Bolon, Dolok Pardamean, Bandar, Tapian Dolok, Raya, Dolok Batu Nanggar, dan Ujung Padang.
“Saat ini, 12 KUA tersebut masih berada di atas lahan milik Pemkab Simalungun, sehingga kami belum dapat membangun kantor permanen,” kata Bahrum.
Lebih lanjut, Bahrum menyampaikan bahwa pengurus PHBI belum menerima SK, sementara Baznas Kabupaten Simalungun sudah ditetapkan melalui SK namun belum dilantik.
“Hanya Kabupaten Simalungun dan Nias di Sumatera Utara yang Baznas-nya belum dilantik,” ujarnya, sembari menambahkan pentingnya pembentukan Badan Wakaf Kabupaten Simalungun.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut antara lain Plt Sekda Simalungun Albert R. Saragih, Kabag Kesra Sulaika Gultom, dan Kepala KUA Kecamatan Raya Zulfahri Hasibuan.
(RS)