Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian: Kolaborasi Disnaker dan Rutan Medan Lahirkan Program Pelatihan Berizin Resmi

87

MEDAN – Sebuah langkah progresif dan penuh harapan diwujudkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan secara resmi menjalin kolaborasi dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan, Selasa (11/11/2025).

Kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah komitmen nyata untuk mengubah hidup ratusan warga binaan dengan memberikan keterampilan kerja yang diakui secara formal melalui sertifikat.

Acara yang berlangsung penuh makna di Rutan Kelas I Medan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah dan Kemenkumham, menandai dimulainya sebuah babak baru dalam sistem pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Medan, Bobby Nasution (yang dibacakan oleh Asisten Citra Effendi Capah), menekankan bahwa kolaborasi ini adalah strategi untuk mentransformasi paradigma tentang rumah tahanan.

“Kita ingin Rutan tidak lagi dipandang sebagai tempat pembatas kebebasan, melainkan sebagai tempat transformasi diri dan membangun masa depan,” tegasnya.

“Kami berkomitmen menghadirkan pelatihan dan pendampingan agar warga binaan bisa mandiri dan produktif setelah bebas. Tidak ada yang kami tinggalkan di belakang.”

Pelatihan Kongkrit dan Langsung Dapat Dijual
Yang membedakan program ini dengan pelatihan sebelumnya adalah keberadaan sertifikat resmi. Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, memaparkan dengan rinci:
· Tiga bidang pelatihan bersertifikat yang akan segera dimulai adalah Barbershop, Produksi Roti, dan Produksi Tempe.
· Program percontohan ini akan diikuti oleh 48 warga binaan yang berdomisili di Kota Medan.
· Fakta Penting: Dari total 3.290 warga binaan di Rutan Kelas I Medan, sebanyak 2.340 orang (71%) berasal dari Kota Medan. Ini menunjukkan betapa signifikannya dampak program ini bagi masyarakat kota.

“Selama ini, berbagai pelatihan seperti pembuatan sandal, tas, hingga budidaya ikan telah kami lakukan. Namun, keterampilan itu ‘tersembunyi’ karena tidak ada sertifikatnya,” jelas Andi Surya. “Melalui kerja sama dengan Disnaker, kami ingin memberikan validasi agar kemampuan mereka bisa dibuktikan secara formal dan diakui di dunia kerja.”

Kolaborasi humanis ini merupakan wujud nyata dari visi Pemko Medan untuk mewujudkan kota yang Maju, Inklusif, dan Berkelanjutan, di mana setiap orang, tanpa terkecuali, mendapat kesempatan kedua untuk membangun kembali hidupnya dan berkontribusi bagi masyarakat. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com