DLH Medan Petakan Kekuatan & Kekurangan: Validasi Data Bakal Jadi Peta Jalan Baru Penanganan Sampah di Tiap Kecamatan

147

MEDAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan mengambil langkah strategis untuk menyusun kebijakan penanganan sampah yang lebih tepat sasaran.

Langkah konkretnya dimulai dengan memvalidasi data sarana dan prasarana pengelolaan sampah di seluruh 21 kecamatan. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (29/9/2025) hingga Rabu (1/10/2025) ini, bertujuan untuk mendapatkan “foto” yang akurat dan mendetail dari kondisi di lapangan.

“Kami tidak ingin lagi bekerja berdasarkan asumsi. Hasil validasi ini akan menjadi kompas dan dasar yang kuat untuk melahirkan kebijakan penanganan sampah yang efektif dan sesuai kebutuhan masing-masing kecamatan,” tegas Kepala DLH Medan, Melvi Marlabayana.

Proses validasi ini dirancang serupa dengan coaching clinic, di mana perwakilan ASN dari tiap kecamatan yang berkompeten dihadirkan untuk menyajikan data dan bukti pendukung. Data tersebut kemudian dicek secara detail oleh empat tim validator dari berbagai bidang di DLH.

Apa Saja yang Divalidasi?
Pemetaan data ini dilakukan sangat komprehensif, mencakup:

· Sumber Daya Manusia: Jumlah dan posisi petugas kebersihan (Melati, Bestari), sopir, dan kernet.
· Armada Pengangkut: Data lengkap semua kendaraan, mulai dari becak sampah, truk tipper, armroll, compactor, hingga pikap.
· Infrastruktur: Jumlah dan kondisi aktual Tempat Pengelolaan Sampah (TPS).
· Operasional: Rute pengangkutan sampah yang digunakan selama ini.
· Kemitraan: Data vendor atau pihak ketiga yang terlibat.

Dengan data yang terpetakan dengan jelas, DLH Medan berharap dapat mengidentifikasi celah, ketimpangan, dan potensi di setiap wilayah.

Harapannya, langkah ini bukan sekadar pengumpulan data, tapi merupakan titik awal terciptanya sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien, merata, dan berkelanjutan untuk Kota Medan yang lebih bersih. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com