Konflik Agraria Sumut Capai 34.000 Hektar! Bobby Nasution Desak Komisi II DPR RI Turun Tangan
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mendesak Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan konflik agraria yang melanda wilayahnya. Masalah ini telah berlarut-larut selama bertahun-tahun, bahkan kerap menjadi **janji politik** tanpa solusi nyata.
Fakta Penting
✔ 34.000 hektar lahan terdampak konflik (tertinggi nasional)
✔ 33 kasus tercatat, 20 di antaranya di lahan PTPN
✔ Penyebab utama: klaim tumpang tindih (masyarakat vs perusahaan vs hak adat) dan status HGU yang tidak jelas.
Bobby Nasution tegas menyatakan ini bukan masalah baru. Setiap tahun jadi bahan kampanye, tapi tak kunjung selesai. Ia pun butuh tindakan nyata.
Dukungan Komisi II DPR RI
Ketua Komisi II, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, berjanji akan koordinasikan dengan Kementerian BUMN dan Keuangan untuk percepat penyelesaian.
“Kami akan fasilitasi dialog antara pemda, BUMN, dan pusat. Solusi harus konkret,” katanya.
Solusi dari BPN Sumut
Kepala Kanwil BPN Sumut, Muhammad Sri Pranoto menekankan pentingnya transparansi dan kolaborasi antar-pemangku kepentingan.
Hadir dalam Pertemuan
– 6 Bupati/Walikota termasuk Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Kepala BPN se-Sumut. (FD)