Gubernur Sumut Bobby Nasution Lantik Empat Pejabat Eselon II, Desak Kerja Cepat dan Tepat untuk Tangani Pascabencana
MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengukuhkan empat pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) baru. Pelantikan ini bertujuan memperkuat struktur kepemimpinan dalam menghadapi tantangan pemulihan daerah, khususnya pascabencana.
Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara resmi melantik keempat pejabat tersebut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Jumat, 2 Januari 2026. Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Surya, para asisten, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Keempat pejabat eselon II yang baru menjabat adalah:
1. Rahmat Hidayat Siregar – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim)
2. Nurbaiti Harahap – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
3. Illyan Chandra – Kepala Dinas Sosial
4. Sri Suraiani Purnamawati – Direktur UPTD Khusus RS Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem
Mengapa Pelantikan Ini Strategis?
Menurut Gubernur Bobby Nasution, keempat instansi ini memegang peran krusial dalam tahap pemulihan pascabencana. Dinas Perkim menangani pembangunan hunian tetap (huntap), DPMPTSP mengatasi dampak ekonomi, Dinas Sosial berkolaborasi dengan pusat untuk bantuan korban, dan RS Jiwa berfokus pada pemulihan kesehatan mental penyintas.
Instruksi Utama Gubernur
Bobby Nasution menekankan dua hal: kecepatan dan ketepatan. Ia meminta agar program-program prioritas, terutama penanganan pascabencana, segera dieksekusi tanpa penundaan. “Kita perlu percepatan, terutama dalam pemulihan pascabencana,” tegasnya.
Bagaimana implementasinya? Gubernur menginstruksikan pembatasan waktu proses tender maksimal 5-6 bulan untuk menghindari keterlambatan yang bisa disebabkan faktor musim. Selain itu, ia kembali menegaskan pentingnya kerja kolaboratif yang nyata antar OPD, di mana hasilnya harus benar-benar dirasakan masyarakat.
“Tahun 2026 banyak PR yang harus diselesaikan, termasuk penyelesaian pascabencana. Saya minta tolong memaknai kolaborasi itu sebagai kecepatan dan ketepatan,” pungkas Bobby Nasution.
Dengan penguatan tim ini, Pemprov Sumut berharap dapat mengoptimalkan pelayanan publik dan mempercepat proses rehabilitasi serta rekonstruksi di wilayah yang terdampak bencana. (Rel)