Lima Rumah di Medan Timur Ludes Dilalap Api, Diduga Akibat Korsleting Listrik
MEDAN – Lima unit rumah di Komplek PJKA Blok B5, Jalan Gaharu, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, hangus terbakar pada Sabtu (27/9/2025) siang.
Diduga bermula dari korsleting listrik, kobaran api yang membesar dengan cepat menghanguskan seluruh isi rumah dan menimbulkan kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Syukur, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Kebakaran diduga berawal dari rumah salah seorang warga, Bangun Tua Silalahi (52). Menurut kesaksian warga, api tiba-tiba terlihat disertai asap tebal dari dalam rumah tersebut. Jeritan histeris warga langsung membahana, memecah kesibukan siang itu.
“Kami yang sedang di rumah langsung panik. Api membesar sangat cepat dan langsung menyambar rumah sebelah. Kami hanya bisa menyelamatkan diri,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Timur dan tim Damkar Kota Medan pun langsung diterjunkan ke lokasi. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran berupaya memadamkan kobaran api yang telah melahap beberapa rumah.
Dua Jam Berjuang Melawan Api
Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Khairul Fajri Lubis, menjelaskan kronologi penanganan insiden.
“Setelah mendapat informasi dari masyarakat, petugas langsung bergerak ke lokasi. Saat tiba, api sudah menjalar ke beberapa rumah. Tim Damkar segera melakukan pemadaman dengan menyemprotkan air ke pusat kobaran,” jelas Iptu Fajri.
Proses pemadaman memakan waktu sekitar dua jam sebelum api berhasil sepenuhnya dikendalikan. Pasca kejadian, jajaran polisi memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi.
“Kami juga mengamankan satu batang kayu dan kabel yang terbakar untuk dijadikan barang bukti. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah akibat korsleting (arus pendek) listrik,” pungkas Iptu Fajri.
Selain Bangun Tua Silalahi, pemilik rumah lainnya yang menjadi korban adalah Warsit (49), Awaludin Chaniago (68), Ian (51), dan Santi Ida (46). Saat ini, para korban masih menghitung total kerugian harta benda mereka yang musnah dilalap si jago merah. (FD)