Medan Magnet Investasi Malaysia: Rico Waas Pamer Potensi Rp14,5 Triliun, Dubes Dato’ Muzafar Terpukau

332

MEDAN — Kota Medan menjelma magnet ekonomi baru Sumatra. Sinyal itu menguat saat Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Muzafar Shah Mustafa, menyambangi Balai Kota Medan, Kamis (8/10/206).

Sambutan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas bukan seremonial semata, melainkan gerbang kerja sama ekonomi konkret.

Di hadapan delegasi Malaysia, Rico membeberkan kartu as Medan: kota terbesar Sumatra dengan 2,5 juta jiwa, multikultur, dan kuliner mendunia.

Capaian investasi 2025 menembus Rp14,5 triliun dua kali lipat target Rp7 triliun. Pertumbuhan ekonomi solid 5,10 persen.

“Medan tidak hanya punya ekonomi makro, tapi juga ekonomi mikro. Kota ini kotanya UMKM,” tegas Rico, didampingi Asisten Pemerintahan Muhammad Sofyan, Kadis Pariwisata Odi Anggia Batubara, Plt Kadis Kesehatan Surya Syahputra, dan Kabag Kerjasama Seri Inderahayu.

Baca Juga : Rico Waas Jamin Kemudahan Investasi, Sinyal Kuat Kolaborasi Strategis Medan-India

Medan dilirik bukan tanpa alasan. BRT bakal berkembang dari 5 jadi 12 koridor pada 2027, menghubungkan Medan, Binjai, dan Deli Serdang. Armada bus listrik ditargetkan melonjak dari 60 ke 283 unit.

Program PSEL (Pengelolaan Sampah Jadi Energi) mengolah 1.700 ton sampah per hari. Penataan lima Kawasan Strategis Pariwisata, termasuk Kota Tua, tengah dikebut.

Dato’ Muzafar tak menyembunyikan kekaguman. “Saya merasakan Medan ini bandar yang sangat welcoming,” ujarnya didampingi Konjen Malaysia Tuan Sahril Nizam Bin Abdul Malek.

Data berbicara: total perdagangan Malaysia-Indonesia 2023 menembus USD26 miliar, dengan jalur Malaysia-Medan mencapai USD1,5 miliar. Angka ini dinilai menyimpan potensi raksasa yang belum tergarap optimal.

Malaysia membidik sektor kunci: kesehatan, industri halal, pengolahan makanan, infrastruktur perkotaan, ekonomi digital, pariwisata, dan hospitalitas.

Penguatan UMKM lewat business matching dan networking jadi prioritas, membuka lapangan kerja dan manfaat nyata bagi kedua negara.

“Medan kota amat penting bagi Malaysia dari segi ekonomi dan perdagangan,” tegas Dato’ Muzafar.

Kunjungan perdana ini babak baru hubungan Medan-Malaysia bukan sekadar silaturahmi, tapi langkah strategis menuju kemitraan saling menguntungkan. Medan siap jadi gerbang ekonomi Sumatra Utara di kancah internasional. (FD/Rel)