#MedanDaruratSampah : Tumpukan Bau Busuk di Depan Pemukiman & Sekolah, Pemkot Dituding Abai!

94

MEDAN – Bukan sekadar tumpukan, tetapi gunungan sampah beraroma “bau bangkai” terus mencekik warga dan pelajar di Jalan Pertempuran, Kelurahan Pulu Brayan, Medan Barat. Sudah berulang kali pengaduan dilayangkan, bahkan oleh anggota DPRD, tetapi Pemerintah Kota (Pemko) Medan dinilai tutup telinga dan tak bergeming.

Kondisi memprihatinkan ini kembali tersorot saat anggota DPRD Medan, Dr. Lily, MBA, menggelar sosialisasi di lokasi yang berdekatan dengan TPS liar tersebut. “Aromanya sangat menyengat, tidak menyehatkan. Bagaimana para siswa di Sekolah Sutomo 2 yang setiap hari menghirup bau ini bisa konsentrasi belajar?” tegas politisi PDI Perjuangan itu dengan nada kesal.

Lily mengungkapkan, keluhan warga dan sarannya untuk memindahkan TPS dari depan pemukiman dan sekolah telah disampaikan hingga tiga kali dalam berbagai forum, termasuk sejak enam bulan lalu. Namun, Pemko Medan dianggap berdalih dan membiarkan sampah menumpuk di bantaran Sungai Deli dengan alasan belum mendapat lokasi pengganti.

Kekecewaan serupa disampaikan Kok Chiang, seorang guru di Sutomo 2. “Kami sudah laporkan hingga ke walikota, tetapi tidak ada tindakan nyata. Akses jalan di sini sudah bagus, tapi masalah sampah ini tak kunjung terselesaikan,” keluhnya.

Tanggapan Pemko Medan: Janji dan Operasi Semu?
Saat dikonfirmasi, Wali Kota Medan Rico Waas berjanji akan menangani masalah ini. Ia meneruskan penjelasan dari bawahannya yang menyatakan lokasi itu adalah TPS sementara pasca pembersihan jalan, dan sampah akan diproses untuk dibuang ke Kelurahan Terjun, Marelan.

Namun, janji dan penjelasan tersebut diragukan warga. Mengapa TPS “sementara” bisa beroperasi hingga berbulan-bulan di lingkungan padat penduduk dan sekolah, mengorbankan kesehatan publik? Warga menuntut aksi konkret, bukan sekadar janji di telepon atau chat.

Pemko Medan dinilai lalai menjaga amanat kesehatan warga dan melindungi lingkungan belajar anak-anak. Sudah saatnya pemerintah kota bertindak tegas, mencari solusi permanen, dan menghentikan pembiaran yang mencemari udara serta mengganggu hak hidup sehat masyarakat. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com