Nama Pendiri Al Jam’iyatul Washliyah Akan Ditabalkan Jadi Nama Jalan di Medan
MEDAN – Pengurus PD Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan mengusulkan nama Tuan Syekh HM Arsyad Thalib Lubis menjadi nama salah satu jalan di Kota Medan.
Syekh HM Arsyad Thalib Lubis sendiri merupakan salah satu pendiri Al Jam’iyatul Wasiyah. Usulan ini disampaikan Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan Abdul Hafiz Harahap saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Lama Gang Bengkok, Sabtu (21/10/2023) malam.
Dalam kesempatan itu Hafiz juga menjelaskan,
dipilihnya Masjid Lama Gang Bengkok sebagai tempat acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H ini karena memiliki sejarah dengan berdirinya Al Washliyah.
Sebab, tidak jauh dari Masjid Lama Gang Bengkok terdapat Maktab Islamiyah Tapanuli Medan, yakni tempat pelajar berkumpul yang dipimpin oleh Abdurrahman Syihab dan membentuk perhimpunan pelajar yang disebut “Debating Club” dan akhirnya berdiri menjadi Al Washliyah pada 30 November 1930.
“Saya berharap dapat berkolaborasi dan bersinergi bersama Pemko Medan dalam memajukan Kota Medan. Kami juga berharap, Bapak Walikota dapat menjadikan Masjid Lama Gang Bengkok yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya ini menjadi ikon Islami di Kota Medan,” harapnya.
Abdul Hafiz menambahkan, mereka juga ingin menghidupkan kembali masjid dan museum yang ada untuk menjadi tempat wisata sekaligus mengenang sejarah Al Jam’iyatul Washliyah.
Sementara itu, Walikota Medan, Bobby Nasution yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu usulan nama tersebut untuk dijadikan nama salah satu jalan di Kota Medan. Pada prinsipnya dirinya sangat setuju.
“Insya Allah Pemko Medan akan membuat salah satu nama jalan di Kota Medan dengan nama pendiri organisasi Islam yang lahir di Sumut, Tuan Syekh HM Arsyad Thalib Lubis,” ungkapnya saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pengurus Daerah (PD) Al Jam’iyatul Washliyah Kota Medan di Masjid Lama Gang Bengkok, Sabtu (21/10/2023) malam.
Bobby juga berkomitmen penabalan nama jalan tersebut akan dilakukan 30 November 2023 mendatang sebagai kado ulang tahun dari Pemko Medan.
Dalam sambutannya, Bobby Nasution juga berpesan agar seluruh masyarakat untuk berperan serta menjaga kekondusifan Kota Medan jelang pesta demokrasi yang sebentar lagi akan berlangsung. Semua pihak harus bersama-sama saling menghargai pilihan masing-masing.
“Saya juga mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya. Sebab, Medan merupakan salah satu kota yang rendah partisipasinya. Tetap jaga kekondusifan dan saling menghargai,” harapnya.(KM)