Bobby Nasution Tunggu Juknis TKD: Begitu Turun, Semua Digeruduk untuk Korban Banjir Tapteng

204

TAPANULI TENGAH – Pasca banjir bandang yang kembali melanda Tapanuli Tengah (Tapteng), Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, buka suara terkait kesiapan anggaran.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan langsung menggeruduk atau mengeksekusi dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat secepat mungkin, dengan syarat satu kunci: petunjuk teknis (juknis) sudah turun.

“Kami posisi tinggal menunggu juknisnya. Begitu juknisnya keluar, pasti langsung kami gunakan. Tidak ada istilah ditunda-tunda lagi,” tegas Bobby dengan nada optimis saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Tapteng, Rabu (18/2/2026).

Pernyataan ini sontak membawa angin segar bagi ribuan warga yang selama ini hidup dalam ketidakpastian pascabencana.

Bobby menjelaskan, komunikasi intensif dengan pemerintah pusat terus digalang, termasuk menjajaki kemungkinan adanya tambahan dukungan anggaran di luar TKD. Komitmen Presiden untuk membantu daerah, kata dia, harus direspons dengan aksi cepat di lapangan.

Baca Juga : Tak Cuma TKD 2026 Naik! Sumut Raih Keringanan Anggaran & Relaksasi Pinjaman untuk Pulihkan Bencana

“Dana yang ada di provinsi saja sudah kami geser untuk penanganan darurat. Apalagi kalau ada tambahan dari pusat melalui TKD, tentu akan langsung kita maksimalkan hingga ke titik-titik terdampak,” ujar mantan Wali Kota Medan itu.

Aksi Cepat untuk Data yang Akurat

Namun, kekuatan anggaran saja tak cukup tanpa data yang valid. Dalam kesempatan yang sama, Bobby menyoroti pentingnya akurasi data warga terdampak.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk mempercepat pendataan agar bantuan yang sudah tersedia tidak mengendap di gudang logistik.

“Saya minta datanya dipercepat. Jangan sampai dana untuk hunian tetap (huntap) dan perbaikan rumah rusak ringan sampai berat malah tertahan karena administrasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, kecepatan birokrasi ini adalah nyawa bagi pemulihan. Targetnya mulia: mengakhiri status tanggap darurat sebelum waktu ibadah tiba.

Target Ambisius: Zero Pengungsi Awal Ramadan

Di sela-sela peninjauan, Gubernur berusia 34 tahun itu membeberkan target yang cukup ambisius namun sangat dinantikan masyarakat. Ia ingin memastikan bahwa warga Tapteng, yang telah tiga kali dihantam banjir sejak November hingga menjelang Ramadan ini, bisa kembali menata hidup dengan tenang.

“Target kita awal Ramadan nanti sudah zero pengungsi. Tidak ada lagi warga yang mengungsi. Masyarakat harus bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman di rumahnya masing-masing, bukan di tenda,” tegas Bobby penuh harap.

Langkah ini menjadi bukti bahwa Pemprov Sumut tidak hanya hadir saat bencana melanda, tetapi juga berkomitmen membangun kembali kehidupan yang lebih baik pascabencana.

Kini, seluruh mata tertuju pada turunnya juknis TKD dari pusat sebuah dokumen yang ditunggu sebagai pemicu pemulihan total Tapanuli Tengah. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com