Pj Sekdaprov Sumut Buka SA-Note 2026: Pemerataan Dokter Spesialis Anestesi ke Kepulauan Nias Jadi Prioritas!

102

MEDAN – Masih adakah harapan bagi masyarakat di kepulauan terpencil untuk mendapat pelayanan anestesi yang cepat dan aman?

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, memberikan jawaban tegas: Pemerataan dokter spesialis anestesi hingga ke Nias dan wilayah kepulauan lainnya adalah harga mati.

Dalam sambutannya saat membuka 2nd Sumatera Anesthesiology Update (SA-Note) dan 3rd North Sumatera Conference on Emergency Anesthesia and Critical Care (NSCEACC) 2026 di Hotel Adimulia, Medan, Jumat (10/4/2026), Sulaiman menekankan bahwa peningkatan SDM kesehatan merupakan pilar utama pembangunan manusia.

“Kita harus mendorong pelayanan kesehatan yang lebih merata, cepat, tepat, dan berkualitas hingga ke seluruh pelosok daerah, termasuk kepulauan,” ujarnya.

Mengapa Dokter Spesialis Anestesi Begitu Vital?

Sulaiman menjelaskan, anestesiologi bukan sekadar “teman operasi”. Di ruang gawat darurat dan ICU, dokter spesialis anestesi adalah penentu keselamatan pasien kritis.

Baca Juga : Darurat Layanan Kesehatan Medan? Fraksi PKS Bongkar 4 Masalah Krusial: Akses Terbatas, Rujukan Berantakan!

Namun, jumlah mereka masih timpang sebagian besar terkonsentrasi di kota besar, sementara kepulauan seperti Nias hanya mendapat jatah sangat minim.

Tantangan dan Solusi dari Pakar Nasional

Ketua III PP Perdatin, dr. Bambang Puji Sumedi, mengingatkan bahwa praktik anestesi penuh tekanan: waktu sempit, informasi terbatas, risiko tinggi. Ia menegaskan tiga pilar wajib kompetensi ilmiah, komunikasi efektif, dan dokumentasi medis yang kuat – demi keselamatan pasien sekaligus perlindungan hukum dokter.

SA-Note 2026: Lebih dari Sekadar Konferensi

Ketua Perdatin Sumut, dr. Andriamuri Primaputra Lubis, memaparkan bahwa SA-Note adalah agenda tiga tahunan. Edisi kedua tahun ini mengusung tema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Anestesi di Era Digital dan Inovasi Medis” .

Fakta Seru Acara:

· Durasi: 8–12 April 2026 (5 hari!)
· Peserta: 400 orang – 170 workshop, 230 simposium
· Narasumber: 70 ahli, termasuk dari Malaysia dan India
· Rangkaian: Workshop, simposium, lomba poster ilmiah, Medika Expo (pameran alkes)

Harapan Besar untuk Sumut

Dengan menghadirkan gagasan segar dari pakar internasional, SA-Note 2026 diharapkan melahirkan langkah konkret mengatasi ketimpangan tenaga anestesi. Jika berhasil, masyarakat di pulau terpencil tak perlu lagi menempuh perjalanan laut berhari-hari hanya untuk mendapatkan tindakan operasi yang aman.

Apakah daerahmu sudah terjangkau dokter spesialis anestesi? Tulis di kolom komentar! (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com