Respon Cepat! Rico Waas Turun Langsung di Medan Labuhan: Banjir Dibabat, Jalan Dicor Beton, Lampu Jalan Dinyalakan!

11

MEDAN – Di tengah gerimis yang masih setia mengguyur kawasan pesisir, secercah harapan baru menyelinap di antara dinding-dinding rumah warga Kompleks BTN, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.

Sabtu (4/7/2026) menjadi hari yang ditunggu-tunggu. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun langsung menemui warganya dalam program “Sapa Warga” yang digelar di Masjid Al Hijrah.

Bukan sekadar seremonial, kedatangannya kali ini ibarat suntikan energi baru bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun dilanda banjir dan infrastruktur yang memprihatinkan.

Banjir bukanlah cerita baru bagi warga Kompleks BTN. Bahkan, kondisi geografis kawasan ini perlahan-lahan disebut telah berubah menyerupai “rawa” dengan genangan air konstan yang menghijau dan berlumut.

Hera Sianturi, seorang warga, dengan lantang menyuarakan keprihatinan mendalam. Ia menggambarkan betapa banjir yang datang berulang kali telah menyengat batin, terutama bagi para lansia dan janda yang rumahnya rendah.

Baca Juga : Reza Pahlevi Lubis Turun Langsung Gotong Royong Bersihkan Parit,Atasi Banjir di Tanjung Gusta!

“Kami yang muda saja letih, apalagi orang tua kami,” ujarnya mewakili perasaan banyak warga.

Gerak cepat Wali Kota pun menjadi sorotan. Rico Waas tidak hanya mendengar, tapi langsung memberikan instruksi tegas bak komandan perang.

Ia mengultimatum Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk segera mematangkan cetak biru pembenahan infrastruktur skala besar.

“Kalau mau kita kerja, kita kerja jangan tanggung-tanggung. Kalau tanggung-tanggung, sampai kapan pun kita gini terus,” tegasnya, disambut sorak antusias warga.

· Jalan Utama Segera Dicor Beton: Keluhan jalan rusak akibat genangan air bakal segera berakhir. Rico memastikan proses tender telah berjalan dan material akan segera diuji coba untuk pengecoran beton dari ujung depan kompleks hingga area masjid.
· Lampu Jalan Kembali Menyala: Menanggapi keluhan Titi warga yang ketakutan akan aksi kriminal akibat lampu jalan mati, Rico memerintahkan Dinas Perhubungan untuk segera memperbaiki LPJU yang rusak. Bahkan tiang listrik yang tak layak akan dikoordinasikan dengan PLN untuk diganti.
· Layanan Adminduk di Kecamatan: Tak hanya infrastruktur fisik, pelayanan publik juga dibidik. Sipahutar, warga lainnya, mengeluhkan jarak tempuh untuk mengurus KTP dan KK. Rico pun menjawab dengan kebijakan baru pengurusan Adminduk kini sudah bisa dilakukan di kantor Kecamatan masing-masing. Bahkan tahun ini, seluruh kecamatan ditargetkan mampu menerapkan layanan ini.

Tak hanya berhenti di situ, Rico ini juga berkomitmen untuk lebih sering turun ke lapangan.

“Kondisi Medan Labuhan tepatnya di Komplek BTN ini menjadi atensi penting bagi saya. Mudah-mudahan bisa kita benahi sama-sama, insyaallah,” pungkasnya, menutup pertemuan yang penuh harapan.

Komitmen ini selaras dengan visinya menghapus stigma “anak tiri” bagi kawasan Medan Utara dengan mengalokasikan 35 persen anggaran pembangunan. (Rel)