Tegur Pria yang Foto Lapak, Pedagang Medan Selayang Diduga Dianiaya Oknum Wartawan
MEDAN — Dugaan penganiayaan terhadap pedagang di Medan Selayang mencuat ke publik.
Murniati Magdalena Marpaung (49), warga Bunut Barat Lk. II, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, menjadi korban di tempat usahanya di Jl. Ringroad Pasar 3, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.
Kasus ini berawal dari hal sepele: korban menegur seorang pria yang diduga memfoto dan merekam lapaknya.
Peristiwa terjadi pada 13 September 2026 sekitar pukul 00.20 WIB. Saat itu korban sedang berada di tempat usaha. Pria tak dikenal datang mengendarai becak motor dan memarkirnya di samping lapak.
Ia diduga memfoto serta merekam video menggunakan handphone. Merasa heran, Murniati menghampiri dan bertanya, “Kenapa difoto-foto?” Bukannya menjawab, pria itu disebut menyalakan betor sambil berkata, “Suka-suka aku lah.”
Tak lama, pria tersebut diduga melakukan penganiayaan. Korban terdorong dan terseret. Akibatnya, Murniati mengalami luka pada badan, kaki kiri terkilir, dan kepala terasa sakit.
Korban kemudian melapor ke Polsek Sunggal dengan nomor LP/B/1405/IX/2026/SPKT/Polsek Sunggal.
Polisi tidak diam. Tim Sus Sat Reskrim Polrestabes Medan bersama Unit Reskrim Polsek Sunggal melakukan penyelidikan. Pada Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 22.10 WIB, tim memperoleh informasi keberadaan terduga pelaku di Jl. Gaperta, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia.
Tim gabungan mengamankan pria diduga pelaku bernama Tenang Simanungkalit (32), wiraswasta, warga Jl. Anyelir 3 No. 76, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia.
Dari penangkapan itu, petugas mengamankan barang bukti satu unit becak motor Supra X 125, satu baju merek Nike warna biru, dan satu KTP. Pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mako Polsek Sunggal untuk penyidikan lebih lanjut.
Hingga kini, kasus masih ditangani aparat kepolisian. Publik menanti perkembangan, termasuk soal dugaan keterlibatan oknum wartawan dalam insiden ini. Warga berharap kasus ini terang. Ikuti perkembangan! (FD)