Wali Kota Medan Rico Waas Tinjau Kolam Detensi Selayang: Target Potong Banjir 10-15% Mulai 2026!
MEDAN – Langkah nyata atasi banjir kronis di Medan! Wali Kota Rico Waas langsung turun ke lapangan meninjau Kolam Detensi Selayang di Jalan Abdul Hakim, Medan Selayang, bersama Direktur Sungai dan Pantai Kementerian PUPR serta perwakilan World Bank.
Proyek strategis yang didanai World Bank ini akan mulai dikerjakan Januari 2026 dan ditargetkan selesai Desember 2026 dengan anggaran tambahan Rp15 miliar.
Kolam detensi akan digali sedalam 5 meter, kapasitas tampung diperluas menjadi 100.000 m³, sekaligus ditata menjadi kawasan hijau (landscaping).
“Kolam Detensi Selayang ini akan langsung memotong puncak banjir di wilayah Medan Selayang, termasuk Jalan Dr. Mansyur, sekitar 10–15%,” tegas Rico Waas.
Lebih dari sekadar penampung air, kolam ini juga berfungsi sebagai recharge air tanah dan cadangan air baku saat musim kemarau. Menurut Kasatker BWS Sumatera II Dony Hermawan, ini baru tahap awal dari solusi banjir Medan yang lebih besar.
Rencana lanjutan yang sudah disiapkan:
– Normalisasi Sungai Selayang sepanjang 4 km (lebar bawah 6 m, atas 12 m)
– Pelebaran Sungai Badera
– Pembangunan Medan Flood Control di Lau Simeme
– Pelebaran Selayang
Rico Waas menegaskan, Medan sebagai kota metropolitan dengan urbanisasi tinggi dan kepadatan penduduk layak jadi prioritas nasional penanggulangan banjir. “Kita kerjakan bertahap, tapi pasti. Yang sudah dikaji dan diawasi BWS akan kita utamakan,” ujarnya.
Harapan besar banjir di ibu kota Provinsi Sumut ini perlahan teratasi dan warga tak lagi was-was setiap hujan turun. (Rel)